Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci beber (105)

Cara Membuat e-Library

27 Apr 2017 - 3:53 pm

Munculnya istilah e-Library merupakan kolaborasi terkini antara perpustakaan dengan teknologi informasi. Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak dan karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian informasi dan rekreasi para pemustaka, sedangkan e-Library merupakan kesatuan manajemen database perpustakaan yang dikelola sedemikian rupa dengan sarana penerapan teknologi informasi.

KARAWANG : Saksi Sejarah Perjalanan Peradaban Manusia di Tatar Sunda - Jawa Barat Sejak Awal sampai Masa yang Akan DatangOleh : H.R. Hidayat Suryalaga

15 Mar 2005 - 10:09 am

Berbincang tentang wilayah Karawang, kenangan diajak menerawang ke masa lampau sejak perjalanana peradaban penghuni di Tatar Sunda khususnya dan wilayah Nusantara umumnya mulai menapaki awal perjalanan keberadaannya.

Memang adakalanya berbincang tengtang masa lalu kadang terperangkap pada suasana emosi yang penuh romantisme dan nostalgia. Dan keadaan seperti itu tidak kita kehendaki, dan perbincangan kita tidak mengarah kepada "mimpi nan indah masa lampau". Dambaan kita adalah firman-Nya, "Bahwa hari esok akan lebih baik dari hari sekarang asal bila selesai satu pekerjaan kita garap yang lainnya. Bukankah disabdakan-Nya pula suatu perubahan hanya dapat terjadi bila kita mau merubahnya".

KOTA BANJAR : BANJAR KARANG PAMIDANGANOleh : H.R. Hidayat Suryalaga

15 Mar 2005 - 4:17 am

Secara administratif kewilayahan dan pemerintahan Kota Banjar belum terbilang lama, baru seumur jagung, tetapi dalam peta sejarah kebudayaan Tatar Sunda, kota Banjar telah terbilang lama dikenal dan dikenang orang.

Penulis sendiri dilahirkan ke Buana Panca Tengah, ini di sebuah kota kecil - Banjarsari - yang tidak begitu jauh dari kota Banjar ini.

Pada awal tahuh 50-an , suatu waktu di satu rumah di daerah Cimenyan dekat "pudunan viaduct", saya mendengar seorang sesepuh berbincang dengan ayahanda, tentang "Sarsilah Banjar dan Sungai Citanduy" serta beberapa tempat yang dialirinya. Alur cerita dan beberapa pemaknaannya masih ada yang saya ingat. Pada kesempatan sekarang izinkanlah saya memaparkan sedikit tentang yang dibincangkan sesepuh tadi.

Upacara Adat di Kampung Naga

14 Feb 2005 - 10:35 pm

Upacara-upacara yang senantiasa dilakukan oleh masyarakat Kampung Naga ialah Upacara Menyepi, Upacara Hajat Sasih, dan Upacara Perkawinan.

Upacara menyepi dilakukan oleh masyarakat Kampung Naga pada hari selasa, rabu, dan hari sabtu. Upacara ini menurut pandangan masyarakat Kampung Naga sangat penting dan wajib dilaksanakan, tanpa kecuali baik laki-laki maupun perempuan. Oleh sebab itu jika ada upacara tersebut di undurkan atau dipercepat waktu pelaksanaannya. Pelaksanaan upacara menyepi diserahkan pada masing-masing orang, karena pada dasarnya merupakan usaha menghindari pembicaraan tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan adat istiadat. Melihat kepatuhan warga Naga terhadap aturan adat, selain karena penghormatan kepada leluhurnya juga untuk menjaga amanat dan wasiat yang bila dilanggar dikuatirkan akan menimbulkan malapetaka.

NADOMAN NURUL HIKMAH, DARAS 30 (bagian 2)Tina Surat AN NAZIAAT (Malaikat anu Ngadudut Roh) - Surat Katujuhpuluh salapan - ayat 1 d/k 46

20 Dec 2004 - 12:33 pm

15. SAKARATNA JELEMA ANU KAPIR KACIDA PIKAWATIREUNANA (:79/1) - rhs, 17 Jumadilahir 1428 H


  • Sakaratna jalma kapir, estuning ku matak watir,
    ku Ijroil digebugan, anu kapir diteunggeulan.
  • Digebugan sahabekna, sangkan ka luar nyawana,
    nyawana mugen embungeun, sieun dika-narakakeun.
  • Si nyawa didudut tarik, nyawa teh ngajerit ceurik,
    tingkoceak sosongkolan, sakaratna nu teu iman.
  • Naha atuh maneh kapir, teu inget engke di ahir,
    bakal pinanggih jeung maot, dipapag malakal maot.
  • Sanajan ampun-ampunan, enggeus euweuh kasempetan,
    tobatna geus elat teuing, naha baheula teu eling.
  • Tarima bae buktina, sabab teu iman teu takwa,
    marukan teh bakal lana, langgeng rek hirup di dunya.
  • Na naon nu diteangan, ngumbar napsu tetemenan,
    terang-terang geus lekasan, malakalmaot nungguan.