Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci sisingaan (3)

GENJRING BONYOK (Dari Kabupaten Subang)Oleh: Bp. Nana Munajat, S.Sen

10 May 2004 - 3:20 am

Kesenian genjring Bonyok memiliki corak kehidupan dan perkembangan yang agak berbeda dengan kesenian lain yang tumbuh dan berkembang di Kecamatan Pagaden kabupaten Subang. Kesenian mampu berkembang lebih cepat, mendapat popularitas lebih cepat dan diterima oleh masyarakat sebagai kesenian tradisional miliknya sendiri yang dapat dinikmati.

Pengertian Genjring Bonyok asal mula dari Genjring dan Bonyok. Genjring adalah waditra berkulit yang memakai semacam anting-anting terbuat dari besi atau perunggu sebagai penghias seperti rebana. Sedangkan Bonyok adalah nama daerah di desa Pangsor Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang. Genjring bonyok artinya kesenian Genjring yang awal mulanya berada di daerah Bonyok. Kesenian merupakan salahsatu jenis seni musik tradisional (karawitan) yang alat musiknya terdiri dari Genjring, Bedug, Kecrek, Tarompet dan Goong.

GENRE DAN GAYA TARI SUNDAOleh: Nana Munajat

29 Jan 2002 - 10:49 pm

Dalam dunia Tari Sunda di Jawa Barat dikenal adanya beberapa genre atau jenis penyajian tari dan gaya atau sifat pembawaan tari. Masing-masing wilayah memiliki genre dan gaya tersendiri. Kedua sisi ini menjadikan tari memiliki bentuk dan warna yang khas. Genre tari sering pula disebut jenis atau rumpun. Genre tari ini terlahir oleh karya dan karsa masyarakat atau individu yang kemudian menyebar di masyarakat. Secara umum tari Sunda atau tari Jawa Barat terbagi dalam beberapa genre antara lain genre tari rakyat, tari wayang, tari keurseus, tari topeng, tari Tjetje Somantri, tari wanda anyar dan ibing penca.

KESENIAN SISINGAAN

13 Sep 2001 - 1:28 am

Ada beberapa istilah yang digunakan untuk memberikan nama kepada salah satu jenis kesenian di daerah Subang.
Sisingaan adalah sebuah patung singa yang terbuat dari kayu dan digunakan sebagai alat pengusung anak sunat dalam upacara khitanan.

Seperti kita ketahui bahwa kesenian rakyat atau kesenian daerah terutama di Jawa Barat sangat sulit ditelusuri asal-usulnya secara tepat. Kesenian tersebut seolah-olah hidup dan berkembang tanpa sejarah, oleh karenanya sangat sulit apabila kita menuntut informasi tentang siapa, kapan dan di mana kesenian itu diciptakan.