Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci mashudi (4)

AJIP ROSIDI : "SOSOK ORANG SUNDA MODEREN?"Oleh : Ganjar Kurnia (Pusat Dinamika Pembangunan Universitas Padjadjaran)

14 Dec 2004 - 10:38 pm

Sebagai orang yang tidak pernah berinteraksi secara mendalam dengan Kang Ajip Rosidi (KAR), maka ketika diminta untuk memberi pandangan terhadap KAR, satu-satunya upaya yang bisa dilakukan adalah membaca buku-bukunya. Karena tinjauannya lebih kepada pemahaman terhadap sosok pribadi (bukan telaah karya sastra), maka pilihan jatuh kepada buku-buku karya KAR yang menurut KAR sendiri "jiga otobiografi atawa memoar" atau "panineungan". Adapun buku-buku yang dianggap "jiga otobiografi atawa memoar" dan "panineungan" tersebut adalah : Hurip Waras (1988), Beber Layar (Cetakan ke 1 tahun 1964), Pancakaki (1993), Trang-trang Kolentrang (1999), Ucang-Ucang Angge (2000).

MENGENAL GEDUNG-GEDUNG KUNO DI KOTA BANDUNG

12 Nov 2001 - 7:41 pm

Beberapa bangunan kuno peninggalan Zaman Kolinal Belanda yang ada di Kota Bandung kini hampir punah. Beberapa diantaranya telah direnovasi sehingga merubah bentuk bahkan diantaranya ada yang hilang sama sekali.

Berikut beberapa bangunan yang masih berdiri kokoh dan bisa dilihat gaya arsitekturnya, sebagai peninggalan artistik di bidang arsitektur. Mungkin sebaiknya bangunan seperti ini jangan sampai kita musnahkan sama sekali malah sebaiknya kita pertahankan wujud bangunannya tanpa merubah keasliannya. Gedung-gedung tersebut diantaranya Gedung Dwi Warna, Gedung Pakuan dan Gedung Sate serta beberapa bangunan lainnya.

SISTEM PERTAHANAN & KEAMANAN KITA SUDAH AMBRUKSambutan dari Letjen. Purn. Dr. H. Mashudi pada Acara Silaturahmi WI-ASGAR

31 Aug 2001 - 12:00 am

Sistem pertahanan dan keamanan negara kita saat ini sudah ambruk. Terutama setelah diembargo pihak asing. Indonesia sudah tidak mempunyai kekuatan apa-apa lagi, karena bagian terpenting untuk menjaga identitas bangsa sudah berada pada titik paling lemah.

Letjen. Purn. Dr. H. MashudiBekerja, Belajar dan Beribadah Seumur Hidup

22 Aug 2001 - 12:00 am

Jika sedang berada di Podium, suara tokoh kita yang lantang ini pasti orang yang tidak melihat wajahnya akan menyangka suara ini keluar dari sosok yang berusia sekitar 40 - 50 tahun. Padahal Pak Mashudi dilahirkan di Garut tanggal 11 September 1919 di Cibatu Garut, jadi kita boleh berbangga pada Tokoh kharismatik yang satu ini di bilangan usia 81 tahun, suaranya masih terdengar lantang dan sehat.

Kunci sukses Pak Mashudi yang pernah menjabat Gubernur Jawa Barat pada periode 1960 - 1970, adalah Bekerja, Belajar dan Beribadah Seumur Hidup.