Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci menghapuskan (2)

KABUYUTAN UNTUK PENGELOLAAN LINGKUNGANOleh: Oman Abdurahman dan Yustiaji

17 Nov 2003 - 12:34 am

Catatan atau peninggalan sejarah Sunda tertua yang memuat istilah kabuyutan sejauh ini adalah sebuah prasasti yang dikenal dengan prasasti Cibadak. Prasasti ini merupakan peninggalan Sri Jaya Bupati, seorang raja Sunda, yang dibuat antara 1006-1016 M, Prabu Sri Jaya Bhupati memerintah bersamaan saat di Kediri, Jawa Timur, memerintah Raja Airlangga. Dalam prasasti tersebut, Sri Jayabupati telah menetapkan sebagian dari Sungai Sanghyang tapak (saat itu), sebagai kabuyutan, yaitu tempat yang memiliki pantangan (larangan) untuk ditaati oleh segenap rakyatnya.

ADAT

27 Feb 2003 - 2:46 am

(Ar.adath). Istilah ini dalam budaya Sunda dikenal dalam beberapa arti.
Pertama, dalam arti yang dalam bahasa Arab disebut "urf", yaitu sesuatu yang dikenal, diketahui dan diulang-ulangi serta menjadi kebiasaan dalam masyarakat, berupa kata-kata atau macam-macam bentuk perbuatan. Adat ataupun urf ada yang baik ada pula yang buruk. Salah satu tugas dan tujuan kedatangan agama Islam ialah mengukuhkan adat yang baik dan menghapuskan adat yang buruk.