Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci mukim (27)
- SAHA ARI URANG SUNDA TEHH.R. Hidayat Suryalaga
23 Jul 2003 - 10:57 pm
Hiji waktu nu geus kalaiwat dina riungan para tokoh Urang Sunda jeung sawatara anggota DPRD Prop. Jabar basa ngabahas "milih pigupernureun/wagup Prop. Jabar", ti antara anu hadir aya nu nanyakeun ka anggota DPRD Prop. Jabar tea, saha jeung nu kumaha anu disebut SUNDA teh. Ti antara anggota DPRD Prop. Jabar nu aya harita saurang oge taya nu bisa nerangkeun kalawan jentre. Ieu kaaayan teh ngagambarkeun yen wawakil rayat Sunda teh dina buktina mah henteu apaleun kana saha jeung naon anu diwakilanana. Estu pikasediheun pisan. wawakil urang Sunda teu ngartieun kana saha jeung naon ari SUNDA teh.
- HAJI HASAN MUSTAPA
29 Jan 2003 - 9:41 pm
Haji Hasan Mustapa (Cikajang, Garut, 1852-Bandung, 1930). Penghulu besar, ulama, pujangga Sunda yang terbesar. Ayahnya, Mas Sastramanggala, setelah naik haji disebut Haji Usman, camat perkebunan. Meskipun Haji Usman sendiri waktu kecil bersekolah, tetapi Hasan Mustapa tidak disekolahkannya, melainkan disuruh belajar diberbagai pesantren. Pada umur 7 tahun, ia dibawa ayahnya naik haji ke Mekah, sekembalinya disuruh belajar di beberapa pesantren. Pada usia kira-kira 17 tahun dikirimkan ke Mekah untuk memperdalam ilmu agama dan bermukim disana 1.k. 10 tahun, setelah kembali ia masih disuruh belajar lagi kepada beberapa kiai.
- TUTUWUHAN SUNDA II
30 Sep 2002 - 6:43 am
CANGKUDU
Mengkudu - Morinda Citrifolia. Nama tumbuhan perdu, buahnya hampir sebesar kepala orang dewasa, penuh benjolan seakan-akan kudisan. Biasanya tumbuh di sisi pagar atau di sudut-sudut pekarangan rumah di pedusunan. Tumbuh sendiri, bukan ditanam orang.
Buahnya berwarna hijau, tapi kalau sudah terlalu matang warnanya keputih-putihan. Berbiji banyak. Pucuk dan pentilnya biasaya dikukus untuk lalab, buahnya yang belum terlalu matang biasanya dirujak.
Rasanya kesat, dan yang sudah matang betul dijadikan obat hipertensi. Kulit akatnya mengandung zat warna kuning (soga).- SEKILAS SEJARAH SUNDAMulai Zaman Pra Sejarah, Kerajaan, Kolonial dan Masa Kini
11 Mar 2002 - 3:26 am
Era sejarah di Tanah Sunda baru dimulai pada pertengahan abad ke-5 seiring dengan dibuatnya dokumen tertulis berupa beberapa buah prasasti yang dipahat pada batu dengan menggunakan Bahasa Sansekerta dan Aksara Pallawa. Prasasti-prasasti itu yang ditemukan di daerah Bogor, Bekasi dan Pandeglang dibuat pada zaman Kerajaan Tarumanagara dengan salah seorang rajanya bernama Purnawarman dan ibukotanya terletak di daerah Bekasi sekarang. Pada masa itu sampai abad ke-7, sistem kerajaan sebagai merupakan pemerintahan, Agama Hindu sebagai agama resmi negara, sistem kasta sebagai bentuk stratifikasi sosial, dan hubungan antar negara telah mulai terwujud, walaupun masih dalam tahap awal dan terbatas.
- SEJARAH BANDUNGOleh: A. Sobana Hardjasaputra
18 Feb 2002 - 7:21 am
Mengenai asal-usul nama "Bandung", dikemukakan berbagai pendapat. Sebagian mengatakan bahwa, kata "Bandung" dalam bahasa Sunda, identik dengan kata "banding" dalam Bahasa Indonesia, berarti berdampingan. Ngabanding (Sunda) berarti berdampingan atau berdekatan. Hal ini antara lain dinyatakan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka (1994) dan Kamus Sunda-Indonesia terbitan Pustaka Setia (1996), bahwa kata bandung berarti berpasangan dan berarti pula berdampingan.




















