Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci sejak (55)
- SEJARAH PENGGUNAAN BAHASA SUNDA DI TATAR SUNDA
30 Apr 2002 - 3:54 am
Bahasa Sunda merupakan bahasa yang diciptakan dan digunakan oleh orang Sunda dalam berbagai keperluan komunikasi kehidupan mereka. Tidak diketahui kapan bahasa ini lahir, tetapi dari bukti tertulis yang merupakan keterangan tertua, berbentuk prasasti berasal dari abad ke-14.
Prasasti dimaksud di temukan di Kawali Ciamis, dan ditulis pada batu alam dengan menggunakan aksara dan Bahasa Sunda (kuno). Diperkirakan prasasti ini ada beberapa buah dan dibuat pada masa pemerintahan Prabu Niskala Wastukancana (1397-1475).- SEKILAS SEJARAH SUNDAMulai Zaman Pra Sejarah, Kerajaan, Kolonial dan Masa Kini
11 Mar 2002 - 3:26 am
Era sejarah di Tanah Sunda baru dimulai pada pertengahan abad ke-5 seiring dengan dibuatnya dokumen tertulis berupa beberapa buah prasasti yang dipahat pada batu dengan menggunakan Bahasa Sansekerta dan Aksara Pallawa. Prasasti-prasasti itu yang ditemukan di daerah Bogor, Bekasi dan Pandeglang dibuat pada zaman Kerajaan Tarumanagara dengan salah seorang rajanya bernama Purnawarman dan ibukotanya terletak di daerah Bekasi sekarang. Pada masa itu sampai abad ke-7, sistem kerajaan sebagai merupakan pemerintahan, Agama Hindu sebagai agama resmi negara, sistem kasta sebagai bentuk stratifikasi sosial, dan hubungan antar negara telah mulai terwujud, walaupun masih dalam tahap awal dan terbatas.
- SEJARAH BANDUNGOleh: A. Sobana Hardjasaputra
18 Feb 2002 - 7:21 am
Mengenai asal-usul nama "Bandung", dikemukakan berbagai pendapat. Sebagian mengatakan bahwa, kata "Bandung" dalam bahasa Sunda, identik dengan kata "banding" dalam Bahasa Indonesia, berarti berdampingan. Ngabanding (Sunda) berarti berdampingan atau berdekatan. Hal ini antara lain dinyatakan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka (1994) dan Kamus Sunda-Indonesia terbitan Pustaka Setia (1996), bahwa kata bandung berarti berpasangan dan berarti pula berdampingan.
- AMANAT GALUNGGUNG PRABUGURU DARMASIKSA LULUHUR SUNDAOleh: Drs. H.R. Hidayat Suryalaga
15 Feb 2002 - 6:02 am
Amanat Galunggung atau disebut Naskah Ciburuy atau Kropok No.632 yang merupakan amanat Prabu Guru Darmasiksa merupakan khasanah Budaya Sunda sebagai kearifan Genus Lokal.
Dalam tulisan ini analisis terkonsentrasi pada aspek nilai-nilai pandangan hidup (value, etika, moral) yang terdapat dalam referensi kesejarahan (historiografi), seperti halnya yang dijumpai dalam naskah-naskah kuno yang diterbitkan serta ada keterkaitannya dengan wilayah Sukapura/Tasikmalaya.- TIEN ROSTINI ASIKINMengangkat Budaya Lokal ke Tatanan Budaya Global
30 Jan 2002 - 10:17 pm
Sebagai orang Sunda kita boleh bangga karena kita memiliki salah seorang Tokoh Seni sekaligus Budayawati Sunda yang dapat dikatakan sebagai pejuang seni. Dalam usianya yang telah melewati setengah abad masih terus berusaha menggali dan mengangkat budaya Sunda melalui Studio Seni Palataran Pakujajar Sipatahunan, beliau tiada lain adalah Tien Rostini atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ema Ageung.
Tien Rostini Asikin merupakan salah seorang Tokoh Seni sekaligus Budayawti Sunda yang lahir di Sukajadi Bandung pada tanggal 31 Januari 1942. Oleh para seniman dan kerabat dekat, Tien Rostini biasa dipanggil Ema, ada juga yang menyebut Ema Ageung. Panggilan Ema terasa akrab dan menyiratkan rasa jalinan tali kekeluargaan.




















