Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci terlibat (9)

KARAWANG : Saksi Sejarah Perjalanan Peradaban Manusia di Tatar Sunda - Jawa Barat Sejak Awal sampai Masa yang Akan DatangOleh : H.R. Hidayat Suryalaga

15 Mar 2005 - 10:09 am

Berbincang tentang wilayah Karawang, kenangan diajak menerawang ke masa lampau sejak perjalanana peradaban penghuni di Tatar Sunda khususnya dan wilayah Nusantara umumnya mulai menapaki awal perjalanan keberadaannya.

Memang adakalanya berbincang tengtang masa lalu kadang terperangkap pada suasana emosi yang penuh romantisme dan nostalgia. Dan keadaan seperti itu tidak kita kehendaki, dan perbincangan kita tidak mengarah kepada "mimpi nan indah masa lampau". Dambaan kita adalah firman-Nya, "Bahwa hari esok akan lebih baik dari hari sekarang asal bila selesai satu pekerjaan kita garap yang lainnya. Bukankah disabdakan-Nya pula suatu perubahan hanya dapat terjadi bila kita mau merubahnya".

Drs. SETIA PERMANA, MSi"Konci Hirup, Salawasna Kudu Daria dina Nyanghareupan Rupa-rupa Pasualan"

4 Nov 2004 - 7:44 am

Walaupun sudah cukup lama bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan dengan tokoh yang kami tampilkan kali ini, SundaNet.Com baru memiliki kesempatan untuk menampilkan profilnya. Hal ini mungkin karena sifatnya yang "handap asor" serta low profile yang menjadikan dirinya agak enggan untuk ditampilkan di rubrik ini. Pada kesempatan pertama di penghujung tahun 2003, saat SundaNet.Com melaksanakan kegiatan di 8 Kota/Kabupaten dalam rangka Sosialisasi Tata Ruang dan Permukiman Jawa Barat bersama Dinas terkait melalui Pagelaran Tembang Sunda Nurhidayahan dan Dialog terbuka bersama tokoh-tokoh masyarakat, tokoh kita ini menjadi moderator untuk kegiatan diskusi tersebut. Kemudian saat Dialog Terbuka tentang Lingkungan Permukiman Sehat,, di Kota Depok, Bekasi dan Cirebon,barulah SundaNet.Com berkesempatan bisa menggali informasi seputar dirinya dan menampilkan profilnya di situs ini.

SARITILAWAH NURHIDAYAH, KARYA BESAR MISKIN APRESIASIOleh: Iip Dzulkifli Yahya *

20 Dec 2002 - 11:55 pm

Setelah lebih dari tiga tahun usai penggarapannya, Saritilawah Nurhidayah (SN) anggitan Hidayat Suryalaga (HS), terasa masih miskin apresiasi. Saritilawah dari tiga puluh juz Al-Quran itu sosialisasinya masih terbatas.
Resensi melalui media ataupun diskusi ilmiah untuk membedahnya, hampir tak terdengar. SN cenderung beredar dari mulut ke mulut di lingkungan terbatas. Sebagai sebuah karya besar dalam bahasa Sunda, penyikapan demikian amat memprihatinkan.

Kerja sastra selama tigabelas tahun sungguh suatu prestasi mengagumkan. Tidak banyak sastrawan yang mampu mempertahankan energi kreatif untuk sebuah karya selama itu. Dalam kasus SN, tampak bahwa berkah Al-Qur'an telah memberikan limpahan energi kepada seorang HS. Hal ini menarik dalam konteks memperbincangkan sejauh mana keberislaman 'manusia' Sunda. Seberapa jauh Islam telah menggerakkan energi kreatif orang Sunda untuk melakukan sesuatu di luar budaya primordialnya.

FESTIVAL BUNGA BANDUNG 2002"Kembalikan Kota Kembang"
22-28 Desember 2002

19 Dec 2002 - 11:57 pm

Sebuah acara bersama Dinas Pariwisata Kota Bandung, Dinas Pertamanan Kota Bandung, Forum Apresiasi Bandung dan Mojang Jajaka Kota Bandung.

Sebuah festival yang diharapkan dapat menjadi "pesta publik" dimana publik secara masal langsung terlibat dalam acara ini, merupakan juga sebuah momentum bersama untuk mengembalikan pamor Bandung sebagai Kota Kembang. Festival yang juga diharapkan menjadi agenda tetap kota agar pada waktunya festival ini dapat menjadi sebuah "trade mark" bagi Kota Bandung, yang tentunya dapat menjadi daya tarik wisata yang berwibawa dimata dunia, manakala batas idealnya terwujud.

GENRE DAN GAYA TARI SUNDAOleh: Nana Munajat

29 Jan 2002 - 10:49 pm

Dalam dunia Tari Sunda di Jawa Barat dikenal adanya beberapa genre atau jenis penyajian tari dan gaya atau sifat pembawaan tari. Masing-masing wilayah memiliki genre dan gaya tersendiri. Kedua sisi ini menjadikan tari memiliki bentuk dan warna yang khas. Genre tari sering pula disebut jenis atau rumpun. Genre tari ini terlahir oleh karya dan karsa masyarakat atau individu yang kemudian menyebar di masyarakat. Secara umum tari Sunda atau tari Jawa Barat terbagi dalam beberapa genre antara lain genre tari rakyat, tari wayang, tari keurseus, tari topeng, tari Tjetje Somantri, tari wanda anyar dan ibing penca.