Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci berdasarkan (27)
- CARITA PANTUN MUNDING KAWATI
8 Aug 2002 - 5:58 am
Dalam Carita Pantun ini, diterangkan bahwa Prabu Mundingkawati merupakan keturunan Prabu Siliwangi dan menjadi raja di Haur Doni.Prabu Mundingkawati memiliki 2 orang permaisuri yakni Ratna Sari dan Ratna Kembang. Keduanya keturunan bidadari dari kahiangan yang sama-sama sedang mengandung.Pada suatu saat kedua permaisuri bermimpi didatangi kucing candramawat yang naik ke pangkuan masing-masing, keraton rusak, negara dilanda banjir, dan raja berlayar dengan perahu diterjang angin ribut sampai tenggelam. Baginda menafsirkannya sebagai pertanda akan ada raja yang meyatakan takluk.
- PESANTREN SURYALAYA
22 Jul 2002 - 5:25 am
Pesantren Suryalaya bertempat di Pagerageung, Tasikmalaya. Didirikan tanggal 17 September 1905 oleh Syeikh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad, yang lebih dikenal dengan sebutan Abah Sepuh. Pesantren ini mengajarkan ilmu Tarekat-Qodiriah-Naqsabandiah (TQN), yang intinya berupa ajaran agama Islam agar manusia hidup dan mati tetap dalam keridhoan Allah SWT, dengan bersumber kepada Qu'an, Hadis, Ijma dan Qias. TQN merupakan teori agar kita lebih cepat dan tepat dalam menggali api islam, iman dan ikhsan dengan tidak meninggalkan hukum-hukum sareat.
- SEKILAS SEJARAH SUNDAMulai Zaman Pra Sejarah, Kerajaan, Kolonial dan Masa Kini
11 Mar 2002 - 3:26 am
Era sejarah di Tanah Sunda baru dimulai pada pertengahan abad ke-5 seiring dengan dibuatnya dokumen tertulis berupa beberapa buah prasasti yang dipahat pada batu dengan menggunakan Bahasa Sansekerta dan Aksara Pallawa. Prasasti-prasasti itu yang ditemukan di daerah Bogor, Bekasi dan Pandeglang dibuat pada zaman Kerajaan Tarumanagara dengan salah seorang rajanya bernama Purnawarman dan ibukotanya terletak di daerah Bekasi sekarang. Pada masa itu sampai abad ke-7, sistem kerajaan sebagai merupakan pemerintahan, Agama Hindu sebagai agama resmi negara, sistem kasta sebagai bentuk stratifikasi sosial, dan hubungan antar negara telah mulai terwujud, walaupun masih dalam tahap awal dan terbatas.
- SEJARAH BANDUNGOleh: A. Sobana Hardjasaputra
18 Feb 2002 - 7:21 am
Mengenai asal-usul nama "Bandung", dikemukakan berbagai pendapat. Sebagian mengatakan bahwa, kata "Bandung" dalam bahasa Sunda, identik dengan kata "banding" dalam Bahasa Indonesia, berarti berdampingan. Ngabanding (Sunda) berarti berdampingan atau berdekatan. Hal ini antara lain dinyatakan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka (1994) dan Kamus Sunda-Indonesia terbitan Pustaka Setia (1996), bahwa kata bandung berarti berpasangan dan berarti pula berdampingan.
- AMANAT GALUNGGUNG PRABUGURU DARMASIKSA LULUHUR SUNDAOleh: Drs. H.R. Hidayat Suryalaga
15 Feb 2002 - 6:02 am
Amanat Galunggung atau disebut Naskah Ciburuy atau Kropok No.632 yang merupakan amanat Prabu Guru Darmasiksa merupakan khasanah Budaya Sunda sebagai kearifan Genus Lokal.
Dalam tulisan ini analisis terkonsentrasi pada aspek nilai-nilai pandangan hidup (value, etika, moral) yang terdapat dalam referensi kesejarahan (historiografi), seperti halnya yang dijumpai dalam naskah-naskah kuno yang diterbitkan serta ada keterkaitannya dengan wilayah Sukapura/Tasikmalaya.




















