Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci didirikan (20)

TATAR SUNDA, DANGKALAN SUNDA DAN KERAJAAN SUNDA

30 Apr 2002 - 3:59 am

Nama wilayah (tanah, tatar) yang menurut sumber setempat meliputi bagian Barat Pulau Jawa yang mula-mula (sampai akhir abad ke 16) batasnya sebelah Timur adalah Sungai Cimapali (Kali Pemali sekarang), tetapi kemudian batas itu pindah ke sebelah Barat ke sungai Cilosari. Menurut Tome' Pires, orang Portugis, pada tahun 1513, batas sebelah Timur itu ialah Sungai Cimanuk. Tetapi mungkin berdasakan tafsiran atau informasi tentang perbedaan agama yang dianut, yaitu antara agama Hindu (Sunda) dan Agama Islam (Jawa). Bagian terbesar (2/3) Tanah Sunda berupa dataran tinggi dan pegunungan, hanya bagian Utara yang berupa dataran rendah. Pegunungan itu memanjang dari Barat ke Timur.

TAMAN BUDAYA JABAR WAHANA APRESIATIF DAN MINIATUR PENTAS SENI JAWA BARATOleh: Nana Munajat

17 Apr 2002 - 2:43 am

Taman Budaya Jawa Barat (TBJB) merupakan milik dan wahana apresiatif para seniman Jawa Barat untuk konsumsi masyarakat luas baik itu masyarakat Sunda itu sendiri, Wisatawan Nusantara (Wisnu) maupun Wisatawan Mancanegara (Wisman). Dengan demikian, diharapkan TBJB akan menjadi Wahana apresiatif dan miniatur dari pentas Seni dan Budaya masyarakat Jawa Barat baik untuk masyarakat Jawa Barat itu sendiri, maupun unruk para Wisnu dan Wisman. Sehingga melalui TBJB, Seni dan Budaya Sunda dapat tumbuh dan berkembang serta menampilkan eksistensinya di Tatar Sunda sendiri. Semoga!

STUDIO SENI RUPA RANGGA GEMPOL

17 Apr 2002 - 2:38 am

Barli Sasmita adalah salah seorang pelukis Angkatan 1935, yang bersama-sama dengan Affandi, Hendra Gunawan, Wahidi dan Sudarsono mendirikan Kelompok Lima Bandung. Sebagai pelukis Barli tetap eksis dan produktif dalam karya-karyanya sampai sekarang.

Diluar kegiatannya, Barli serius menekuni bidang pendidikan seni lewat Studio Rangga Gempol (SRG) yang didirikan pada awal tahun 1958. Studio ini semula dikenal sebagai Studio Gelanggang Karya Bandung. Dalam perjalanannya sampai sekarang, SRG berfungsi sebagai sarana pendidikan untuk mengenal dan memahami hal-hal mengenai seni, khususnya seni lukis.

SEJARAH BANDUNGOleh: A. Sobana Hardjasaputra

18 Feb 2002 - 7:21 am

Mengenai asal-usul nama "Bandung", dikemukakan berbagai pendapat. Sebagian mengatakan bahwa, kata "Bandung" dalam bahasa Sunda, identik dengan kata "banding" dalam Bahasa Indonesia, berarti berdampingan. Ngabanding (Sunda) berarti berdampingan atau berdekatan. Hal ini antara lain dinyatakan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka (1994) dan Kamus Sunda-Indonesia terbitan Pustaka Setia (1996), bahwa kata bandung berarti berpasangan dan berarti pula berdampingan.

TIEN ROSTINI ASIKINMengangkat Budaya Lokal ke Tatanan Budaya Global

30 Jan 2002 - 10:17 pm

Sebagai orang Sunda kita boleh bangga karena kita memiliki salah seorang Tokoh Seni sekaligus Budayawati Sunda yang dapat dikatakan sebagai pejuang seni. Dalam usianya yang telah melewati setengah abad masih terus berusaha menggali dan mengangkat budaya Sunda melalui Studio Seni Palataran Pakujajar Sipatahunan, beliau tiada lain adalah Tien Rostini atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ema Ageung.

Tien Rostini Asikin merupakan salah seorang Tokoh Seni sekaligus Budayawti Sunda yang lahir di Sukajadi Bandung pada tanggal 31 Januari 1942. Oleh para seniman dan kerabat dekat, Tien Rostini biasa dipanggil Ema, ada juga yang menyebut Ema Ageung. Panggilan Ema terasa akrab dan menyiratkan rasa jalinan tali kekeluargaan.