Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci menghabiskan (4)

AJIP ROSIDI : "SOSOK ORANG SUNDA MODEREN?"Oleh : Ganjar Kurnia (Pusat Dinamika Pembangunan Universitas Padjadjaran)

14 Dec 2004 - 10:38 pm

Sebagai orang yang tidak pernah berinteraksi secara mendalam dengan Kang Ajip Rosidi (KAR), maka ketika diminta untuk memberi pandangan terhadap KAR, satu-satunya upaya yang bisa dilakukan adalah membaca buku-bukunya. Karena tinjauannya lebih kepada pemahaman terhadap sosok pribadi (bukan telaah karya sastra), maka pilihan jatuh kepada buku-buku karya KAR yang menurut KAR sendiri "jiga otobiografi atawa memoar" atau "panineungan". Adapun buku-buku yang dianggap "jiga otobiografi atawa memoar" dan "panineungan" tersebut adalah : Hurip Waras (1988), Beber Layar (Cetakan ke 1 tahun 1964), Pancakaki (1993), Trang-trang Kolentrang (1999), Ucang-Ucang Angge (2000).

ACIL BIMBOMelalui Bandung Spirit Mengajak Masyarakat Berperan Aktif Menjaga Ki Sunda

14 Feb 2002 - 4:01 am

Masyarakat luas lebih mengenalnya sebagai Penyanyi Indonesia legendaris yang tergabung dalam Group Musik bersaudara BIMBO. Group musik yang keberadaannya cukup langgeng di Tanah Air tercinta ini, mempunyai ciri khas olah vokal tersendiri dalam lagu-lagu yang dirilisnya. Tidaklah heran, kalau Group Musik BIMBO yang seluruh personelnya cikal bakal putera Sunda ini tergolong Group Musik yang legendaris.

Salah seorang personalnya adalah Darmawan Hardjakusumah, SH atau yang lebih dikenal dengan nama Acil Bimbo. Pria kelahiran tanggal 20 Agustus 1943 merupakan salah seorang putra pasangan wartawan Dayat Harjakusumah dengan Hajjah Uken Kenran.

EROTISKAH TARI KETUK TILU?

6 Sep 2001 - 12:00 am

Kaitan dari Tari Ketuk Tilu yang dilakukan penari, ronggeng atau doger adalah gerakannya yang erotis, yakni gerakan berupa goyang pinggul, geol dan giteknya yang merangsang. Sekelumit erotisme, enjoyment serta partisipasi Tari Ketuk Tilu memiliki latar belakang sebuah budaya untuk upacara sakral.

Pada mulanya Tari Ketuk Tilu adalah tari bagi upacara penghargaan kepada dewi yang dianggap melindungi tanaman padi, yakni Dewi Sri. Tari ini dilakukan oleh dua jenis penari yang terdiri dari wanita dan pria secara berpasangan yang mengandung arti kesuburan. Nama Ketuk Tilu itu diambil dari waditra pengiringnya (alat musik) yang terdiri dari alat musik yang disebut ketuk berupa gendang kecil.

LIMBAH B3

23 Aug 2001 - 12:00 am

Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) bukan cuma dari pabrik saja. Rumah kitapun sumber limbah B3 dan tidak luput dari kepungannya. Bagaimana menanganinya?