Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci menteri (11)

AJIP ROSIDI : "SOSOK ORANG SUNDA MODEREN?"Oleh : Ganjar Kurnia (Pusat Dinamika Pembangunan Universitas Padjadjaran)

14 Dec 2004 - 10:38 pm

Sebagai orang yang tidak pernah berinteraksi secara mendalam dengan Kang Ajip Rosidi (KAR), maka ketika diminta untuk memberi pandangan terhadap KAR, satu-satunya upaya yang bisa dilakukan adalah membaca buku-bukunya. Karena tinjauannya lebih kepada pemahaman terhadap sosok pribadi (bukan telaah karya sastra), maka pilihan jatuh kepada buku-buku karya KAR yang menurut KAR sendiri "jiga otobiografi atawa memoar" atau "panineungan". Adapun buku-buku yang dianggap "jiga otobiografi atawa memoar" dan "panineungan" tersebut adalah : Hurip Waras (1988), Beber Layar (Cetakan ke 1 tahun 1964), Pancakaki (1993), Trang-trang Kolentrang (1999), Ucang-Ucang Angge (2000).

Sebuah Catatan: DIALOG SERATUSMembangun Daya Tahan dan Daya Juang Masyarakat
(Kerjasama Bandung Spirit & YPSDM Forum Rektor)

20 Aug 2002 - 8:29 am

Akibat masa keterpurukan yang berkepanjangan, masyarakat kelas menengah kebawah dihadapkan kepada situasi kejiwaan yang berintikan rasa kehilangan. Mereka kehilangan sumber nafkah, kepercayaan (kepada lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif), kehilangan panutan, kehilangan rujukan dalam kehidupan sehari-hari dan kehilangan harapan akan masa depan. Dibawah tekanan keadaan seperti itu, mereka lebih mudah melakukan baik tindak kejahatan individual maupun amuk masa yang destgruktif. Kedua macam tindakan itu berintikan kekerasan,baik terhadap sesama manusia maupun terhadap alam. Disesalkan, kelompok elit yang seharusnya menjadi panutan didalam dan mengatasi rasa kehilangan itu ternyata belum dapat diandalkan. Sebagian diantaranya bahkan tidak sadar akan masalah yang begitu nyata, sebagian lainnya justru memanfaatkan keadaan itu untuk tujuan-tujuan pribadi maupun golongan. Perbuatan tidak layak dan tidak terhormat seperti itu harus segera dihentikan dan upaya-upaya nyata yang benar-benar dibimbing cita-cita mulia harus digalakkan.

Naskah Kuna: WAWACAN BERMANA SAKTI

25 Jun 2002 - 7:45 am

Adalah kisah di Kerajaan Keling dengan rajanya bernama Bermana Alam. Dari permaisuri Sekarwulan is berputra Bermana Sakti. Yang menjadi Penghulu serta Patih di negara itu tidak disebutkan namanya, tetapi hanya disebut bahwa keduanya adalah adik sang raja.

NGAGUAR MANGSA NGADEGNA UNPADKu: H. Apep Syafei

1 May 2002 - 5:54 am

Sok sanajan geus rawun da bongan sok masih keneh hayang bucu-baca komo mun seug nu dibaca teh aya patula patalina jeung pangalaman nu kungsi karandapan ku sorangan, dina palebah nu nulis macaan sajarah-sajarah Unpad boh Paguyuban Pasundan ngan ukur bisa seuri koneng ari margina ceuk raraosan upami di ibaratkeun mah teu benten sareng nongton Asep Sunarya barang bray teh ujug-ujug ger teh Gatotgaca keur perang jadi teu terang naon sababna.

Tah kukituna barang pun incu nerangkeun yen internet tiasa jadi alat informasi sareng komunikasi jorojoy hoyong kutrat- kotret saperti jaman keur ngora susuganan bae aya paedahna keur sarerea. Jaman keur jadi tukang nyadapan warta di koran "Sipatahoenan" (1950/1960).

MENGENAL GEDUNG-GEDUNG KUNO DI KOTA BANDUNG

12 Nov 2001 - 7:41 pm

Beberapa bangunan kuno peninggalan Zaman Kolinal Belanda yang ada di Kota Bandung kini hampir punah. Beberapa diantaranya telah direnovasi sehingga merubah bentuk bahkan diantaranya ada yang hilang sama sekali.

Berikut beberapa bangunan yang masih berdiri kokoh dan bisa dilihat gaya arsitekturnya, sebagai peninggalan artistik di bidang arsitektur. Mungkin sebaiknya bangunan seperti ini jangan sampai kita musnahkan sama sekali malah sebaiknya kita pertahankan wujud bangunannya tanpa merubah keasliannya. Gedung-gedung tersebut diantaranya Gedung Dwi Warna, Gedung Pakuan dan Gedung Sate serta beberapa bangunan lainnya.