Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci nampak (15)
- KESENIAN SISINGAAN
13 Sep 2001 - 1:28 am
Ada beberapa istilah yang digunakan untuk memberikan nama kepada salah satu jenis kesenian di daerah Subang.
Sisingaan adalah sebuah patung singa yang terbuat dari kayu dan digunakan sebagai alat pengusung anak sunat dalam upacara khitanan.
Seperti kita ketahui bahwa kesenian rakyat atau kesenian daerah terutama di Jawa Barat sangat sulit ditelusuri asal-usulnya secara tepat. Kesenian tersebut seolah-olah hidup dan berkembang tanpa sejarah, oleh karenanya sangat sulit apabila kita menuntut informasi tentang siapa, kapan dan di mana kesenian itu diciptakan.- H. Abung Koesman SomawidjajaCiri Urang Sunda yang Nyunda Nyaeta Harus Cageur Bageur Bener jeung Pinter
30 Aug 2001 - 12:00 am
Ciri Urang Sunda anu Nyunda nyaeta manusa anu cageur jeung bageur. "Cageur" tersebut dapat diartikan sebagai manusia yang sehat dan sejahtera baik lahir maupun batin. Sedangkan "bageur", yaitu manusia yang hidupnya sesuai dengan kesadaran hukum yang harus ditaati.
Abung Koesman dilahirkan di Garut pada tanggal 24 April 1925. Sebelum menjabat Wakil Gubernur Jawa Barat H. Abung Koesman adalah Walikota Cirebon yang dijabatnya pada tahun 1972-1982.- RONGGENG, DI ATAS DAN DI BELAKANG PANGGUNGTelaah Heurmanetika Filosofis dalam Kajian Folklorik Sunda
22 Aug 2001 - 12:00 am
Ronggeng di atas panggung yang kasat mata, ialah suatu seni pertunjukan yang lebih bersifat hiburan. Untuk keperluan ini, seperti penampakan seni Ronggeng sekarang inilah, berkonotasi sangat fisikal indrawi.
Peran Ronggeng di belakang panggung (kajian Esoteris) ternyata begitu bermakna. Melambangkan cobaan hidup baik lahir maupun batin bagi manusia. Bukankah kualitas itu hanya bisa dicapai bila telah diuji lebih dahulu?- K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)Sosok Kyai-nya Kawula Muda
22 Aug 2001 - 12:00 am
Sosok Kyai yang satu ini memang lain, dia berani tampil beda antara menjalankan Syiar Islam dan kesehariannya. Tidak percaya? Lihat photo Aa Gym (begitu panggilan akrab) Kyai-nya kawula muda yang tampil di layar ini.
Pria kelahiran 29 Januari 1962 ini lebih enak dipanggil Aa (kakak), daripada sebutan Kyai.
"Saya ingin akrab dengan semua lapisan masyarakat, kalau dipanggil Kyai sepertinya ada jarak," ujar anak yang besar di lingkungan tentara dan pernah memimpin Resimen Mahasiswa di Universitas Ahmad Yani (Unjani) Cimahi ini.- ASEP SUNANDAR SUNARYAKi Dalang Kontemporer Bergelar Profesor dari Masyarakat Akademis Perancis
22 Aug 2001 - 12:00 am
Jenis kesenian wayang golek memiliki fenomena tersendiri di dalam dunia kesenian. Keberadaannya masih terus dipertahankan agar tetap hidup sebagai salah satu khazanah Budaya Sunda, meskipun pementasannya dewasa ini sudah sangat langka dan terbatas pada tempat serta kesempatan tertentu saja.
Bila mendengar nama Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya, maka kita akan langsung dapat mengingat Kesenian Wayang Golek yang merupakan salah satu warisan paling berharga untuk dilestarikan. Nilai-nilai luhung Seni dan Budaya Sunda.
Wayang Golek versi Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya cenderung bergaya kontemporer.




















