Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci ninggal (41)
- SEJARAH TASIKMALAYAOleh: Ietje Marlina
19 Jun 2002 - 6:00 am
Sebelum ibukota Kabupaten Sukapura berkedudukan di Tasikmalaya, kota ini merupakan sebuah afdeeling yang diperintah oleh seorang Patih Lurah (Zelfstandige Patih). Waktu itu namanya Tawang atau Galunggung. Sering juga penyebutannya disatukan menjadi Tawang-Galunggung. Tawang sama dengan "sawah" artinya tempat yang luas terbuka, dalam Bahasa Sunda berarti "palalangon".
- TATAR SUNDA, DANGKALAN SUNDA DAN KERAJAAN SUNDA
30 Apr 2002 - 3:59 am
Nama wilayah (tanah, tatar) yang menurut sumber setempat meliputi bagian Barat Pulau Jawa yang mula-mula (sampai akhir abad ke 16) batasnya sebelah Timur adalah Sungai Cimapali (Kali Pemali sekarang), tetapi kemudian batas itu pindah ke sebelah Barat ke sungai Cilosari. Menurut Tome' Pires, orang Portugis, pada tahun 1513, batas sebelah Timur itu ialah Sungai Cimanuk. Tetapi mungkin berdasakan tafsiran atau informasi tentang perbedaan agama yang dianut, yaitu antara agama Hindu (Sunda) dan Agama Islam (Jawa). Bagian terbesar (2/3) Tanah Sunda berupa dataran tinggi dan pegunungan, hanya bagian Utara yang berupa dataran rendah. Pegunungan itu memanjang dari Barat ke Timur.
- SEJARAH PENGGUNAAN BAHASA SUNDA DI TATAR SUNDA
30 Apr 2002 - 3:54 am
Bahasa Sunda merupakan bahasa yang diciptakan dan digunakan oleh orang Sunda dalam berbagai keperluan komunikasi kehidupan mereka. Tidak diketahui kapan bahasa ini lahir, tetapi dari bukti tertulis yang merupakan keterangan tertua, berbentuk prasasti berasal dari abad ke-14.
Prasasti dimaksud di temukan di Kawali Ciamis, dan ditulis pada batu alam dengan menggunakan aksara dan Bahasa Sunda (kuno). Diperkirakan prasasti ini ada beberapa buah dan dibuat pada masa pemerintahan Prabu Niskala Wastukancana (1397-1475).- AMANAT GALUNGGUNG PRABUGURU DARMASIKSA LULUHUR SUNDAOleh: Drs. H.R. Hidayat Suryalaga
15 Feb 2002 - 6:02 am
Amanat Galunggung atau disebut Naskah Ciburuy atau Kropok No.632 yang merupakan amanat Prabu Guru Darmasiksa merupakan khasanah Budaya Sunda sebagai kearifan Genus Lokal.
Dalam tulisan ini analisis terkonsentrasi pada aspek nilai-nilai pandangan hidup (value, etika, moral) yang terdapat dalam referensi kesejarahan (historiografi), seperti halnya yang dijumpai dalam naskah-naskah kuno yang diterbitkan serta ada keterkaitannya dengan wilayah Sukapura/Tasikmalaya.- BEREGEJED I
14 Feb 2002 - 4:11 am
Dina kareta api Bandung-Banjar, aya nini-nini diuk pahareup-hareup jeung pamuda.
"Punten wae, Encep, Nini bade tumaros. Dupi Encep teh Roy Marten tea?"
"Sanes, Nini. Abdi mah Uned," tembal si pamuda.
Sanggeus tepi ka Cicalengka, si nini nanya deui, "leres Encep teh sanes Roy Marten?"
"Ituh, disanes-sanes teh. Abdi mah Uned," tembalna deui.
Barang geus tepi ka Ciamis, geus pok deui nini-nini teh nanya, "Encep teh leres Roy Marten, nya?"
"Enya atuh, Nini," tembalna, semu keuheul.
"Tapi," ceuk si nini, "naha nya encep mah teu siga Roy Marten."




















