Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci pertunjukkan (8)

EROTISKAH TARI KETUK TILU?

6 Sep 2001 - 12:00 am

Kaitan dari Tari Ketuk Tilu yang dilakukan penari, ronggeng atau doger adalah gerakannya yang erotis, yakni gerakan berupa goyang pinggul, geol dan giteknya yang merangsang. Sekelumit erotisme, enjoyment serta partisipasi Tari Ketuk Tilu memiliki latar belakang sebuah budaya untuk upacara sakral.

Pada mulanya Tari Ketuk Tilu adalah tari bagi upacara penghargaan kepada dewi yang dianggap melindungi tanaman padi, yakni Dewi Sri. Tari ini dilakukan oleh dua jenis penari yang terdiri dari wanita dan pria secara berpasangan yang mengandung arti kesuburan. Nama Ketuk Tilu itu diambil dari waditra pengiringnya (alat musik) yang terdiri dari alat musik yang disebut ketuk berupa gendang kecil.

ASEP SUNANDAR SUNARYAKi Dalang Kontemporer Bergelar Profesor dari Masyarakat Akademis Perancis

22 Aug 2001 - 12:00 am

Jenis kesenian wayang golek memiliki fenomena tersendiri di dalam dunia kesenian. Keberadaannya masih terus dipertahankan agar tetap hidup sebagai salah satu khazanah Budaya Sunda, meskipun pementasannya dewasa ini sudah sangat langka dan terbatas pada tempat serta kesempatan tertentu saja.

Bila mendengar nama Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya, maka kita akan langsung dapat mengingat Kesenian Wayang Golek yang merupakan salah satu warisan paling berharga untuk dilestarikan. Nilai-nilai luhung Seni dan Budaya Sunda.
Wayang Golek versi Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya cenderung bergaya kontemporer.

Drs. Djaelani Hidayat, Ak.Perekonomian Bisa Hidup Kalau Ada Wisatawan

22 Aug 2001 - 12:00 am

Inohong Sunda yang muncul kali adalah Drs. Djaelani Hidayat, Ak. Beliau pernah menjabat sebagai Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya pada masa awal pemerintahan Presiden K.H. Abdurahman Wahid.

Drs. Djaelani Hidayat, Ak. Merupakan sosok pribadi yang telah lama mengabdi di PT. Pos Indonesia, dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Keuangan. Saat ini beliau dipercaya memegang amanah sebagai salah seorang Komisaris di BUMN tersebut.