Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci puisi (9)
- SASTERA LISAN BADUY
28 Jan 2002 - 11:09 pm
Urang "BADUY" Kanekes, yang bermukim di Pegunungan Kendeng, Banten Selatan, sebagai masyarakat tradisi murni, yang masih kuat menampakan cirri-ciri budaya Nusantara sebelum kedatangan Hindu dan Budha. Diantaranya, penghormatan kepada Roh Karuhun (leluhur) serta tercemin pula dalam sementara bentuk sastra lisannya yang mengandung nilai falsafah Sunda buhun, seperti pada mantera. Sampai kini pada era globalissasi komunikasi, pada penghujung Abad XX, masih kuat dan mantap berdiri dengan jatidirinya. Jatidiri, kepribadian, Sunda antara lain: menghormati karuhun, menjaga dan melestarikan lingkungan serta hidup dalam bergotong royong, serta bermusyawarah untuk mufakat.
- PUISI "KAULINAN BARUDAK"
27 Sep 2001 - 6:50 am
Yang dimaksud dari Puisi “Kaulinan Barudak” disini adalah puisi-puisi Sunda buhun yang lazim dinyanyikan anak-anak sembari bermain-main di halaman rumah atau di beranda rumah, bahkan mungkin dibawakan sambil naik pohon. Waktunya siang hari atau malam hari disaat mereka dapat berkumpul.
Puisi-puisi tersebut kadang-kadang sulit dipahami maksudnya sebagaimana makna dalam bahasa prosa.- LEMBAGA KEBUDAYAAN UNIVERSITAS PASUNDANDaftar Dokumentasi & Makalah Lembaga Kebudayaan Universitas Pasundan
31 Aug 2001 - 12:00 am
Daftar Dokumentasi & Makalah Lembaga Kebudayaan Universitas Pasundan, dalam bentuk Dokumentasi Audio & Visual, Dokumentasi Audio (Pita Kaset), serta Makalah.
- H. DIDIN D. BASOENIIdentik Dengan Sosok MANG OHLE, Tokoh Kartun HU Pikiran Rakyat
22 Aug 2001 - 12:00 am
Sebagaimana kita ketahui bersama hampir semua surat kabar di Indonesia memiliki tokoh kartun. Satu diantara tokoh kartun yang dikenal oleh masyarakat Jawa Barat adalah Mang Ohle. Hal ini dikarenakan secara periodik Mang Ohle senantiasa mengunjungi penggemarnya pada setiap hari Sabtu melalui HU Pikiran Rakyat.
H. Didin D. Basoeni sebagai kartunis generasi ketiga dari sosok Mang Ohle selalu lekat di hati masyarakat pembacanya. H. Didin D. Basoeni cukup lama menekuni pekerjaannya sebagai Wartawan HU Pikiran Rakyat. Didin tercatat sebagai anggota PWI sejak tahun 1966.




















