Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci semoga (16)

SARITILAWAH NURHIDAYAH, KARYA BESAR MISKIN APRESIASIOleh: Iip Dzulkifli Yahya *

20 Dec 2002 - 11:55 pm

Setelah lebih dari tiga tahun usai penggarapannya, Saritilawah Nurhidayah (SN) anggitan Hidayat Suryalaga (HS), terasa masih miskin apresiasi. Saritilawah dari tiga puluh juz Al-Quran itu sosialisasinya masih terbatas.
Resensi melalui media ataupun diskusi ilmiah untuk membedahnya, hampir tak terdengar. SN cenderung beredar dari mulut ke mulut di lingkungan terbatas. Sebagai sebuah karya besar dalam bahasa Sunda, penyikapan demikian amat memprihatinkan.

Kerja sastra selama tigabelas tahun sungguh suatu prestasi mengagumkan. Tidak banyak sastrawan yang mampu mempertahankan energi kreatif untuk sebuah karya selama itu. Dalam kasus SN, tampak bahwa berkah Al-Qur'an telah memberikan limpahan energi kepada seorang HS. Hal ini menarik dalam konteks memperbincangkan sejauh mana keberislaman 'manusia' Sunda. Seberapa jauh Islam telah menggerakkan energi kreatif orang Sunda untuk melakukan sesuatu di luar budaya primordialnya.

SEJARAH PENGGUNAAN BAHASA SUNDA DI TATAR SUNDA

30 Apr 2002 - 3:54 am

Bahasa Sunda merupakan bahasa yang diciptakan dan digunakan oleh orang Sunda dalam berbagai keperluan komunikasi kehidupan mereka. Tidak diketahui kapan bahasa ini lahir, tetapi dari bukti tertulis yang merupakan keterangan tertua, berbentuk prasasti berasal dari abad ke-14.

Prasasti dimaksud di temukan di Kawali Ciamis, dan ditulis pada batu alam dengan menggunakan aksara dan Bahasa Sunda (kuno). Diperkirakan prasasti ini ada beberapa buah dan dibuat pada masa pemerintahan Prabu Niskala Wastukancana (1397-1475).

TAMAN BUDAYA JABAR WAHANA APRESIATIF DAN MINIATUR PENTAS SENI JAWA BARATOleh: Nana Munajat

17 Apr 2002 - 2:43 am

Taman Budaya Jawa Barat (TBJB) merupakan milik dan wahana apresiatif para seniman Jawa Barat untuk konsumsi masyarakat luas baik itu masyarakat Sunda itu sendiri, Wisatawan Nusantara (Wisnu) maupun Wisatawan Mancanegara (Wisman). Dengan demikian, diharapkan TBJB akan menjadi Wahana apresiatif dan miniatur dari pentas Seni dan Budaya masyarakat Jawa Barat baik untuk masyarakat Jawa Barat itu sendiri, maupun unruk para Wisnu dan Wisman. Sehingga melalui TBJB, Seni dan Budaya Sunda dapat tumbuh dan berkembang serta menampilkan eksistensinya di Tatar Sunda sendiri. Semoga!

SEJARAH SEBAGAI PENDORONG TERWUJUDNYA PERADABAN BANGSA YANG MADANI DAN MARDOTILLAHOleh: H.R. Hidayat Suryalaga

9 Apr 2002 - 6:46 am

Beberapa wacana adagium tentang sejarah dan peradaban manusia bahwa: Pada dasarnya manusia itu adalah mahluk berperadaban (Al Insan Madaniyun bit Tab'I - Ibn Khaldun). Untuk menghancurkan suatu bangsa hilangkan saja kebanggaan akan sejarahnya. Menurut Sosiolog Barat, kacida hinana bangsa nu teu bogaeun sajarahna (betapa hinanya bangsa yang tidak mempunyai sejarahnya). Hal ini terungkap dalam Dialog Drama Sanghiyang Tapak - Teater Sunda Kiwari pada Tahun 1987.

SASTERA LISAN BADUY

28 Jan 2002 - 11:09 pm

Urang "BADUY" Kanekes, yang bermukim di Pegunungan Kendeng, Banten Selatan, sebagai masyarakat tradisi murni, yang masih kuat menampakan cirri-ciri budaya Nusantara sebelum kedatangan Hindu dan Budha. Diantaranya, penghormatan kepada Roh Karuhun (leluhur) serta tercemin pula dalam sementara bentuk sastra lisannya yang mengandung nilai falsafah Sunda buhun, seperti pada mantera. Sampai kini pada era globalissasi komunikasi, pada penghujung Abad XX, masih kuat dan mantap berdiri dengan jatidirinya. Jatidiri, kepribadian, Sunda antara lain: menghormati karuhun, menjaga dan melestarikan lingkungan serta hidup dalam bergotong royong, serta bermusyawarah untuk mufakat.