Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci tutup (20)

KUJANG DALAM BEBERAPA NASKAH

19 Jan 2004 - 11:24 pm

Untuk mencermati lebih jauh mengenai kujang, berikut ini informasi mengenai kujang seperti terdapat dalam beberapa naskah tertulis yang diperoleh. Hal ini sebagai upaya dokumentasi naskah mengenai kujang agar memudahkan semua pihak yang hendak melakukan kajian lebih mendalam.

TERUSIKNYA KEMESRAAN ANTARA RUANG KEHIDUPAN ALAMIAH DENGAN MANUSIA DALAM USAHA UNTUK NGERTAKEUN BUMI LAMBAOleh: H.R. Hidayat Suryalaga

13 Oct 2003 - 2:05 am

Dalam judul wacana di atas, ada satu "kalimat" yang mungkin terasa masih agak asing dalam pengertian kita yaitu "NGERTAKEUN BUMI LAMBA". Istilah tsb terambil dari Naskah Kuno SANGHIYANG SIKSA KANDA'NG KARESIAN (Th 1518 M), ketika pemerintahan Sang Prabu Siliwangi (Jaya Dewata, Sri Baduga Maharaja, Keukeumbingan Raja Sunu, Sang Pamanah Rasa - 1482 - 1521 M) di kerajaan Pajajaran. Dalam naskah tsb, dikatakan bahwa tugas manusia hidup di dunia adalah untuk Ngertakeun Bumi Lamba yang artinya MENJEJAHTERAKAN KEHIDUPAN DI DUNIA dan ini sepemaknaan dengan konsep RAHMATAN LIL ALAMIN.

PUSAKA KEBESARAN LELUHUR PASUNDANTERKOLEKSI DI MUSEUM PRABU GEUSAN ULUN

1 Aug 2003 - 3:51 am

Usaha permulaan benda-benda pusaka peninggalan leluhur, sebagai tempat penyimpanan dan penyelamat benda budaya yang tak ternilai harganya, hingga dapat memelihara dan merawatnya sebaik mungkin merupakan tujuan museum. Museum Prabu Geusan Ulun terletak di kota jantung Sumedang, 45 Km dari pusat Kota Bandung. Nama museum diambil dari nama tokoh sejarah Kharismatik yang berjaya dalam penyebaran agama Islam, memerintah pada tahun 1578 sampai tahun 1601. Museum ini didirikan dan dikelola oleh Yayasan Pangeran Sumedang (YPS).

FESTIVAL STI 200335 Tahun Studio Tari INDRA

4 Apr 2003 - 3:03 am

35 tahun merupakan usia yang cukup panjang bagi sebuah studio tari di tanah air tercinta ini. Di Bandung, 35 tahun yang lalu, Studio Tari INDRA berdiri; cita-cita dan harapan serta idealisasinya muncul dari seorang wanita yang 'notebene' seorang penari bernama Indrawati. Indrawati mengelola studionya dengan penuh tanggung jawab dan selalu berusaha memandirikan studionya melalui jalur pendidikan luar sekolah, yakni kursus tari, baik dari usia dini/anak, dewasa, remaja. Sudah banyak anak didiknya yang muncul sebagai penari maupun simpatisan tari, sehingga turut pula menunjang kelangsungan hidup dari Studio Tari INDRA. Tari-tari yang dikembangkannya adalah tari-tari Sunda, awalnya tari-tarian karya R. Tjetje Somantri, gurunya, tetapi selanjutnya ia mengembangkan transformasi gaya R. Tjetje menjadi gayanya, gaya Indrawati.

NADOMAN NURUL HIKMAH, DARAS IAl Baqarah (Surat Kadua) - Ayat 1 d/k 18

18 Nov 2002 - 1:49 pm

1. ALLOH ANU MAHA UNINGA (:2/1,2) - rhs, 1 Syawal 1421 H


  • Alloh Nu Maha Uninga, kana sadaya dawuh-Na,
    mungguhing urang manusa, wajib kedah percantenna.
  • Kana Qur'an ulah hamham, ulah waswas ragu-ragu,
    upami urang mihamham, tangtos urang buntu laku.
  • Sadaya umat Pangeran, kedah kenging tuduh jalan,
    nu mawi lumungsur Qur'an, pikeun tuduh jalan iman.
  • Tawisna nu takwa to'at, yakin ayana aherat,
    solatna teh tara pegat, ku Alloh tangtos dirahmat.