Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci awara (13)

EROTISKAH TARI KETUK TILU?

6 Sep 2001 - 12:00 am

Kaitan dari Tari Ketuk Tilu yang dilakukan penari, ronggeng atau doger adalah gerakannya yang erotis, yakni gerakan berupa goyang pinggul, geol dan giteknya yang merangsang. Sekelumit erotisme, enjoyment serta partisipasi Tari Ketuk Tilu memiliki latar belakang sebuah budaya untuk upacara sakral.

Pada mulanya Tari Ketuk Tilu adalah tari bagi upacara penghargaan kepada dewi yang dianggap melindungi tanaman padi, yakni Dewi Sri. Tari ini dilakukan oleh dua jenis penari yang terdiri dari wanita dan pria secara berpasangan yang mengandung arti kesuburan. Nama Ketuk Tilu itu diambil dari waditra pengiringnya (alat musik) yang terdiri dari alat musik yang disebut ketuk berupa gendang kecil.

Drs. H. Lily Hambali HasanRaih The Best Award Gold Priorty 2001

30 Aug 2001 - 12:00 am

Yayasan Pengabdi dan Mitra Perjuangan Reformasi Pusat Jakarta pada tanggal 29 Maret 2001 telah memberikan anugerah "The Best Award Gold Priorty 2001" bagi insan Pemilik Sumber Daya Manusia Tingkat Nasional.

Untuk tahun 2001 terpilih 52 Tokoh Nasional dari seluruh Indonesia dan salah seorang diantaranya konon Putera Daerah Pinilih dari Tatar Sunda dan hanya seorang dari Propinsi Jawa Barat yakni Drs. H. Lily Hambali Hasan, Sekda Kabupaten Purwakarta yang meraih penghargaan "The Best Prima Executive".

Letjen. Purn. Dr. H. MashudiBekerja, Belajar dan Beribadah Seumur Hidup

22 Aug 2001 - 12:00 am

Jika sedang berada di Podium, suara tokoh kita yang lantang ini pasti orang yang tidak melihat wajahnya akan menyangka suara ini keluar dari sosok yang berusia sekitar 40 - 50 tahun. Padahal Pak Mashudi dilahirkan di Garut tanggal 11 September 1919 di Cibatu Garut, jadi kita boleh berbangga pada Tokoh kharismatik yang satu ini di bilangan usia 81 tahun, suaranya masih terdengar lantang dan sehat.

Kunci sukses Pak Mashudi yang pernah menjabat Gubernur Jawa Barat pada periode 1960 - 1970, adalah Bekerja, Belajar dan Beribadah Seumur Hidup.