Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci budaya (115)
- Irawati DurbanSOSOK PENARI SERBA BISA YANG MENGKHAWATIRKAN KEPUNAHAN SENI DAN BUDAYA SUNDA DEWASA INI
11 Oct 2001 - 6:26 am
Irawati Jogasuria lahir di Bandung pada tanggal 22 Mei 1943. Masyarakat mengenal Irawati memiliki profesi sebagai penari sekaligus Penyebar dan Penggubah Tari. Irawati Jogasuria juga dikenal sebagai Desainer Interior.
Dengan keahliannya menari tersebut, selain pertunjukkan di dalam negeri sendiri, Irawati Jogasuari yang lebih dikenal kini dengan nama Irawati Durban berkesempatan untuk melanglang buana. Berbagai misi kesenian diikutinya, antara lain ke Chekoslovakia, Hongaria, Polandia, Rusia, Perancis, USA (selama 1 tahun dalam rangka New York World Fair di New York, tahun 1963-1964), Korea, Jepang, dan beberapa negara lainnya.- Prof. H. Ajip RosidiPengarang Sunda yang Produktif dan Inovatif
9 Oct 2001 - 4:20 am
Salah seorang Inohong Sunda yang tampil kali ini di SundaNet.Com adalah Prof. H. Ajip Rosidi. Beliau dilahirkan di Jatiwangi pada tanggal 31 Januari 1938. Saat ini Ajip Rosidi adalah salah seorang Guru Besar di Osaka Gaikokugo Daigaku atau Universitas Bahasa Asing Osaka.
Secara formal Ajip Rosidi tidak tamat Sekolah Menengah Umum (SMU). Walaupun demikian hasil karyanya melebihi tingkat sarjana. Kepandaian Ajip semakin terasah karena pada tahun 1953 sampai 1955 dipercaya mengomandani media Suluh Pelajar. Kemudian pada tahun 1965 sampai 1967 Ajip memegang Majalah Sunda, selain itu juga pernah memimpin Budaya Jaya dari tahun 1968-1979. Tulisan-tulisannya terasa tajam dan berisi. Apalagi sewaktu menerbitkan Majalah Sunda, nama Ajip sangat populer dan cukup diperhitungkan.- PANDANGAN HIDUP RELIGIUS URANG SUNDA TERHADAP KEBERADAANNYA DI DUNIA INIOleh: Drs. H. Hidayat Suryalaga
3 Oct 2001 - 5:12 am
Berkisah tentang pandangan hidup Urang Sunda, maka akan berawal dari kosmologinya dimana Urang Sunda mengartikan hidup dan kehidupannya di alam dunia ini. Ada beberapa Naskah Kuno Sunda, antara lain Sanghiyang Siksa Kanda’ng Karesian (SSKK-1518 M), Sewaka Darma (abad ke 17 M), Naskah Ciburuy (abad 17 M), dan folkorik lainnya seperti makna kandungan Prasasti Kawali 7 dan 8 (Abad 13-14 M) serta aspek Budaya Sunda yang bisa dijadikan rujukan.
Bagaimana Pandangan Hidup Urang Sunda dalam menentukan VISI dan MISI keberadaannya di jagat raya ini. Berikut ini adalah bagan/skema paradigmanya. Hal ini diharapkan akan memudahkan alur pikir Urang Sunda dalam menyiasati keberadaannya. Alur VISI dan MISI Hidup Urang Sunda ini disebut dengan istilah RAWAYAN JATI.- WANGSIT TI BADIGUL/RANCAMAYATanggal: 25 Oktober 1987. Katampi ku: R. Hidayat Suryalaga.
25 Sep 2001 - 3:26 am
Badigul teh pasir bulistir di Rancamaya -caket Batutulis- Bogor. Ieu tempat kacaritakeun dina Naskah Sunda Kuna. Nurutkeun Drs. Saleh Danasasmita (budayawan/sejarawan) nu katampa ku kuring pribadina (saminggu samemeh pupus), nyaurkeun yen di badigul, Prabu Siliwangi “diawuy/dikremasi”. Lebakkeunana ayeuna jadi sawah, malah dijadikeun real estate, padahal baheula nya di dieu pisan Talaga Rena Mahawijaya teh. Kuring kungsi jarah ka ieu tempat 3 kali diantarana jeung Acil Bimbo, Uu Rukmana, Adil Fadila Kusumah, Dadi P. Danusubrata, jeung sajabana ti eta.
- SAWANGAN KANA AJEN INAJEN NU DIKANDUNG DINA KECAP SUNDANumutkeun Leksikografis, Etimologis, Semantis, Heurmanetik
14 Sep 2001 - 12:00 am
Upami dietang kecap Sunda teh numutkeun papayan etimologi aya 25 hartos. Tiasa jadi baris nambihan deui saupami leukeun mapay kamus basa sanesna, upami bae dina kamus Basa Kawi-Perancis, hartos kecap Sunda nya eta Kacida pisan endahna tur hejo ngemploh (Viviane Sukanda Tessier, dina diskusi pengamat Kabudayaan, 1990).




















