Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci disesuaikan (7)

PAPAGON HIRUP URANG SUNDA YANG BERSUMBER DARI KEARIFAN BUDAYA CIANJUROleh : H.R. Hidayat Suryalaga

28 Jun 2005 - 2:31 pm

Berkisah tentang wilayah Cianjur, akan membawa kita kembali ke masa-masa awal, ketika kearifan para leluhur Tatar Cianjur sangat mewarnai pandangan hidup dan memberi arah perjalanan peradaban masyarakat Tatar Sunda pada umumnya. Keadaan ini terjadi terutama ketika dayeuh Cianjur ditentukan sebagai Ibu Kota Karesidenan Priangan (tahun 1816 s/d 1864 M)*). Untuk menentukan suatu tempat menjadi ibu kota Karesidenan, tentu setelah diadakan penelitian yang cermat mengenai potensi yang dikandung wilayah tsb. Pontensi itu mungkin saja di berbagai bidang, yang pada masa belum lama berselang disebut kajian berdasarkan ipoleksosbudhankam - religi serta pada masa otonomi daerah seperti sekarang mengacu kepada Visi dan Misi Prov. Jawa Barat tahun 2010 dengan 6 core kebijakan.

DANGIANG AKSARA SUNDAPemaknaan Filosofi terhadap Susunan (Abjad) Aksara Sunda

9 Jun 2004 - 2:42 am

Hasil Lokakarya Aksara Sunda yang dilaksanakan atas prakarsa Pemda TK I Prop. Jabar dan Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran, tanggal 21 Oktober 1997, adalah peristiwa budaya yang sangat besar dan mendasar "bagi" peradaban Sunda. Bangsa yang mempunyai sistem ortografis sendiri, berkemungkinan untuk menjadi bangsa yang "besar".
Wacana ini mencoba menarik makna yang terdalam dari rangkaian AKSARA SUNDA yang telah ditetapkan dalam Perda Prop. Jabar No.5 Tahun 2003.
Penulis beranggapan bahwa setiap fonem dan fonetis yang ditulis dan diucapkan akan mempunyai makna yang sangat hakiki. Mungkin hal ini sesuatu yang masih dianggap terlalu jauh untuk ditafakuri, tetapi pemikiran ke arah ini bukanlah sesuatu yang baru, Ibnu Arabi pada abad VI H sudah memulainya dengan analisis HAKIKAT LAFADZ ALLAH -- Menemukan Rahasia Ketuhanan Melalui Studi Teks "Jalalah" -- terjemah Drs. Hassan Abrori M.A., Pustaka Progresif, Surabaya, 1996, dan pustaka lainnya yang tersebar di masyarakat.
Dengan menggunakan metoda ekliktika dan setelah meneliti kaidah-kaidah pemaknaan aksara/huruf dari bermacam sumber maka dapat disimpulkan bahwa dalam kandungan SUSUNAN AKSARA SUNDA terdapat pesan maknawi yang holisitk dan religius yang bisa dijadikan acuan hidup masyarakat Sunda.

KUJANG DALAM BEBERAPA NASKAH

19 Jan 2004 - 11:24 pm

Untuk mencermati lebih jauh mengenai kujang, berikut ini informasi mengenai kujang seperti terdapat dalam beberapa naskah tertulis yang diperoleh. Hal ini sebagai upaya dokumentasi naskah mengenai kujang agar memudahkan semua pihak yang hendak melakukan kajian lebih mendalam.

CECEP RUKMANA RUHYAT, IR. MMPendiri LSS ITB yang Dikenal sebagai Pengusaha Hotel

18 Nov 2002 - 1:34 pm

Salah satu tujuan ditampilkannya profil tokoh/inohong di SundaNet.Com adalah sebagai bahan referensi dan informasi bagi masyarakat, khususnya masyarakat Tatar Sunda serta masyarakat lainnya. Semakin beraneka ragam profil dengan latar belakang profesi dan disiplin keilmuan yang berbeda akan semakin menambah informasi mengenai tokoh-tokoh dimaksud.
Kali ini SundaNet.Com mencoba menampilkan atau ngawanohkeun seorang tokoh yang memiliki profesi sebagai pengusaha perhotelan (Komisaris PT. Panghegar dan PT. Savoy Homann Bidakara), politisi sekaligus anggota DPR/MPR RI periode 1999-2004.
Beliau adalah Bapak Cecep Rukmana Ruhyat.

TARI ANAK-ANAKOleh: Lis Emilawati

19 Jun 2002 - 6:06 am

Dalam suatu pertunjukan tari, sering dijumpai anak-anak begitu terampil menarikan Tari Topeng atau Tari Kandagan maupun Tari Jaipongan. Padahal perbendaharaan geraknya akan lebih pas apabila ditarikan orang dewasa. Orang tua si anak merasa bangga, begitu pula para penonton merasa kagum akan kepiawaian si anak.

Kasus semacam ini perlu menjadi bahan renungan para ahli tari dan guru tari, untuk selanjutnya melakukan langkah proaktif dalam meluruskan kebengkokan dengan cara menyusun sebuah format tentang bentuk tari bagi anak-anak.