Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci pendidik (63)

Drs. SETIA PERMANA, MSi"Konci Hirup, Salawasna Kudu Daria dina Nyanghareupan Rupa-rupa Pasualan"

4 Nov 2004 - 7:44 am

Walaupun sudah cukup lama bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan dengan tokoh yang kami tampilkan kali ini, SundaNet.Com baru memiliki kesempatan untuk menampilkan profilnya. Hal ini mungkin karena sifatnya yang "handap asor" serta low profile yang menjadikan dirinya agak enggan untuk ditampilkan di rubrik ini. Pada kesempatan pertama di penghujung tahun 2003, saat SundaNet.Com melaksanakan kegiatan di 8 Kota/Kabupaten dalam rangka Sosialisasi Tata Ruang dan Permukiman Jawa Barat bersama Dinas terkait melalui Pagelaran Tembang Sunda Nurhidayahan dan Dialog terbuka bersama tokoh-tokoh masyarakat, tokoh kita ini menjadi moderator untuk kegiatan diskusi tersebut. Kemudian saat Dialog Terbuka tentang Lingkungan Permukiman Sehat,, di Kota Depok, Bekasi dan Cirebon,barulah SundaNet.Com berkesempatan bisa menggali informasi seputar dirinya dan menampilkan profilnya di situs ini.

KOTA BEKASIPERNAH MENJADI IBUKOTA KERAJAAN TARUMANAGARA

19 Oct 2004 - 2:18 am

Bila kita berkesempatan memasuki kota-kota yang berada di Tatar Sunda - Jawa Barat, yang terasa dan terekam sebagian besar adalah atmosfir kehidupan kota-kota bernuansakan "jaman sekarang" - kota metropolis - yang hampir seragam keadaannya. Malah kota Bekasi telah direncanakan untuk menjadi kota metropolitan, ditambah lagi secara geografis kewilayahan begitu dekat dengan Kota Jakarta. yang sudah lebih dulu menjadi metropolitan dengan sejumlah permasalahan yang menimpanya.

KOTA DEPOKMANDALA BINAYA PANTI KAWIKWAN

19 Oct 2004 - 2:13 am

Ketika kita memasuki kota-kota yang berada di Tatar Sunda - Jawa Barat, yang terasa dan terekam sebagian besar adalah atmosfir kehidupan kota-kota bernuansakan "jaman sekarang", kota metropolis yang hampir seragam keadaannya. Demikian pula permasalahan yang dihadapi para stakeholders pun hampir seragam pula. Antara lain permukiman kumuh, sampah yang selalu menjadi masalah, perihal air yang semakin mengkhawartirkan baik kualitas maupun kuantitasnya. Ini baru masalah yang berskala fisik, belum lagi masalah kehidupan lainnya yang menyangkut kualitas penduduknya. Bukankah IPM Provinsi Jawa Barat hanya menduduki nomor 17 dari 26 provinsi di NKRI ini, di bawah IPM Provinsi Papua dan NAD.

SOSIALISASI LINGKUNGAN PERMUKIMAN SEHATDialog Interaktif dan Pagelaran Seni Tradisional

6 Sep 2004 - 12:16 pm

Jawa Barat telah kehilangan potensi dan kekeyaan sumber daya alam akibat hutan dibabat habis karena kemiskinan atau keserakahan, sungai mati tercemar oleh limbah padat dan cair (persampahan, air limbah domestik dan industri) yang tidak dikelaola dengan baik. Situasi yang tercipta saat ini adalah suatu "kekumuhan", baik dalam bentuk permukiman maupun pemikiran masyarakatnya sendiri. Kondisi ini merupakan cikal bakal timbulnya kesadaran yang rendah serta lemahnya daya, usaha (effort) untuk memperbaiki kondisi lingkungannya.

Berkaitan dengan hal tersebut, pada tanggal 21 Agustus, 28 Agustus dan 24 September 2004 siang, Dinas Tata Ruang dan Permukiman Propinsi Jawa Barat bekerjasama dengan SundaNet.Com menyelenggarakan Dialog Interaktif, di Kota Depok, Bekasi dan Cirebon dengan menampilkan narasumber: Kang Acil Bimbo, Kang Ibing Kusmayatna, Kang Asep Truna, Bapak Drs.R.H. Hidayat Suryalaga, pakar lingkungan dari kota setempat, keynote speaker Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Propinsi Jawa Barat/Sekda Propinsi Jawa Barat serta pembukaan oleh Walikota masing-masing kota.

Saung Angklung Mang Udjo; Jadi Kampung Sunda

6 Jul 2004 - 3:03 am

Geus teu anéh pikeun urang Padasuka mah, upama aya turis asing ngadongdon wewengkonna. Ti taun 1970-an, geus réa wisatawan nu ngulampreng ka ieu patempatan. Rék naon cenah éta turis bet jul-jol ka Padasuka?, jauh dijugjug, anggang di téang, kataji ku garapan seni Saung Angklung Mang Udjo, nu perenahna di jalan Padasuka no 118 Bandung

Nurutkeun panintén kapariwisataan, karéréan wisatawan nu datang, ka Bandung atawa ka Jawa Barat, tujuan utamana téh ka saung Mang Udjo. Malah nurutkeun béja mah, ngadongdon ka tempat liana mah ngan ukur sasampiran. Pang kitu téh kawasna nepi ka kiwari nu pangkajojona téh Saung Mang Udjo.