Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci tembang (27)
- LAGU-LAGU PANAMBIH TEMBANG SUNDA(Manglean II)
5 Feb 2002 - 10:10 pm
Lagu-Lagu Panambih biasa digunakeun nalika mamaos Cianjuran/Tembang Sunda. Biasana upami parantos nembangkeun lagu poko nembe ditema ku lagu Panambih. Waditra nu mirigna iwal ti kacapi indung disarengan ku rincik, suling atanapi rebab.
Kapungkur mah anu sok nembangkeun lagu panambih teh mung juru mamaos istri, nanging ayeuna mah juru mamaos pameget oge sok pirajeunan ngiring nembangkeun lagu Panambih. Istilah lagu Panambih kapungkur sok disebat oge lagu Ekstra husus dianggo dina istilah tembang Sunda/Cianjuran, da upami piriganana ku kiliningan atanpi waditra nu liana mah disebat lagu Kawih bae. Kanggo anu seneng Tembang Sunda/Cianjuran sumangga dihaturanan ngahariring lagu Panambih dina Manglean ka-II.- TIEN ROSTINI ASIKINMengangkat Budaya Lokal ke Tatanan Budaya Global
30 Jan 2002 - 10:17 pm
Sebagai orang Sunda kita boleh bangga karena kita memiliki salah seorang Tokoh Seni sekaligus Budayawati Sunda yang dapat dikatakan sebagai pejuang seni. Dalam usianya yang telah melewati setengah abad masih terus berusaha menggali dan mengangkat budaya Sunda melalui Studio Seni Palataran Pakujajar Sipatahunan, beliau tiada lain adalah Tien Rostini atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ema Ageung.
Tien Rostini Asikin merupakan salah seorang Tokoh Seni sekaligus Budayawti Sunda yang lahir di Sukajadi Bandung pada tanggal 31 Januari 1942. Oleh para seniman dan kerabat dekat, Tien Rostini biasa dipanggil Ema, ada juga yang menyebut Ema Ageung. Panggilan Ema terasa akrab dan menyiratkan rasa jalinan tali kekeluargaan.- SENI BELUKTetap Eksis di Beberapa Daerah di Sumedang
29 Jan 2002 - 11:03 pm
Keberadaan Seni Beluk sebenarnya sudah ada sejak dahulu, yaitu sejak masa penjajahan Belanda. Beluk pada hakekatnya merupakan kesenian tembang buhun (kuno) yang lebih mengutamakan tinggi rendahnya suara. Syair yang dilantunkan adalah jenis Wawacan (Carita Babad) yang dibawakan seperti kita jumpai dalam berbagai pupuh.
- MENGENAL GEDUNG-GEDUNG KUNO DI KOTA BANDUNG
12 Nov 2001 - 7:41 pm
Beberapa bangunan kuno peninggalan Zaman Kolinal Belanda yang ada di Kota Bandung kini hampir punah. Beberapa diantaranya telah direnovasi sehingga merubah bentuk bahkan diantaranya ada yang hilang sama sekali.
Berikut beberapa bangunan yang masih berdiri kokoh dan bisa dilihat gaya arsitekturnya, sebagai peninggalan artistik di bidang arsitektur. Mungkin sebaiknya bangunan seperti ini jangan sampai kita musnahkan sama sekali malah sebaiknya kita pertahankan wujud bangunannya tanpa merubah keasliannya. Gedung-gedung tersebut diantaranya Gedung Dwi Warna, Gedung Pakuan dan Gedung Sate serta beberapa bangunan lainnya.- TATI SALEHPENARI ISTANA YANG TEKUN DENGAN PROFESINYA
30 Oct 2001 - 12:08 am
Bagi masyarakat Tatar Sunda khususnya serta Pencinta Seni Budaya Daerah di seluruh Tatar Nusantara sepertinya sudah tidak asing lagi dengan nama Tati Saleh. Beliau adalah salah seorang Juru Kawih, Juru Tembang, Penari, Pemain Film serta Penggubah Tari Jaipongan yang sudah tidak asing lagi.
Darah seni yang dimiliki Tati Saleh ini mengalir dari ayahanda tercintanya Rd. Abdullah Saleh. Pada zamannya ayahanda Tati Saleh ini dikenal sebagai Tokoh Seniman Ciamis yang sekaligus berprofesi sebagai Kepala Kebudayaan Ciamis. Ibundanya bernama Tjarwita Djuariah serta bertugas sebagi Kepala Urusan Dalam Rumah Sakit Ciamis yang juga mengajar Seni Tari dan Tembang.




















