Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci antik (26)

SEJARAH CIREBON

8 Sep 2001 - 11:43 pm

Kisah asal-usul Cirebon dapat ditemukan dalam historiografi tradisional yang ditulis dalam bentuk manuskrip (naskah) yang ditulis pada abad ke-18 dan ke-19. Naskah-naskah tersebut dapat dijadikan pegangan sementara sehingga sumber primer ditemukan.

Diantara naskah-naskah yang memuat sejarah awal Cirebon adalah Carita Purwaka Caruban Nagari, Babad Cirebon, Sajarah Kasultanan Cirebon, Babad Walangsungsang, dan lain-lain. Yang paling menarik adalah naskah Carita Purwaka Caruban Nagari, ditulis pada tahun 1720 oleh Pangeran Aria Cirebon, Putera Sultan Kasepuhan yang pernah diangkat sebagai perantara para Bupati Priangan dengan VOC antara tahun 1706-1723.

SABDA MUTIARA TI TATAR SUNDA

6 Sep 2001 - 12:00 am

Kalayan geter, nu ngaweuh aubing wujud, kereteg ati ngucapkeun syukur.
Rehing ngalangkungan SundaNet.Com, parantos tiasa kapedalkeun catetan wejangan-wejangan amanat para kasepuhan ti Tatar Sunda, anu digelaran ku Sabda Mutiarana Kasepuhan ti Cinunuk Garut sarta saterasna Insya Allah sabda-sabda sanesna.

MASYARAKAT BERHAK MENILAI

23 Aug 2001 - 12:00 am

Ini salah satu hembusan angin segar dalam reformasi pengelolaan lingkungan. Kini masyarakat lokal berhak menilai, mengkritik dan memberi masukan terhadap perumusan AMDAL perusahaan baru yang mengelola sumber daya alam dan memberi dampak lingkungan di suatu daerah.

Drs. H. Eka SantosaMasyarakat Sunda Memiliki Filosofis dan Nilai Budaya Luhur

22 Aug 2001 - 12:00 am

Masyarakat Sunda yang dikenal ramah, kreatif dan religius memiliki filosofis serta nilai-nilai budaya yang luhur.
Hal ini tercermin dalam kontribusi yang diberikan untuk memperkokoh eksistensi dan dinamika pembangunan pemerintahan maupun kemasyarakatan di Jawa Barat.

Untuk menyiasati berbagai tantangan dan permasalahan yang dihadapi Jawa Barat, kita senantiasa berupaya untuk mengaktualisasikan nilai-nilai "silih asih, silih asah, silih asuh" dengan pola pemecahan masalah "caina herang laukna beunang".

Letjen. Purn. Dr. H. MashudiBekerja, Belajar dan Beribadah Seumur Hidup

22 Aug 2001 - 12:00 am

Jika sedang berada di Podium, suara tokoh kita yang lantang ini pasti orang yang tidak melihat wajahnya akan menyangka suara ini keluar dari sosok yang berusia sekitar 40 - 50 tahun. Padahal Pak Mashudi dilahirkan di Garut tanggal 11 September 1919 di Cibatu Garut, jadi kita boleh berbangga pada Tokoh kharismatik yang satu ini di bilangan usia 81 tahun, suaranya masih terdengar lantang dan sehat.

Kunci sukses Pak Mashudi yang pernah menjabat Gubernur Jawa Barat pada periode 1960 - 1970, adalah Bekerja, Belajar dan Beribadah Seumur Hidup.