Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci aspek (37)

TERUSIKNYA KEMESRAAN ANTARA RUANG KEHIDUPAN ALAMIAH DENGAN MANUSIA DALAM USAHA UNTUK NGERTAKEUN BUMI LAMBAOleh: H.R. Hidayat Suryalaga

13 Oct 2003 - 2:05 am

Dalam judul wacana di atas, ada satu "kalimat" yang mungkin terasa masih agak asing dalam pengertian kita yaitu "NGERTAKEUN BUMI LAMBA". Istilah tsb terambil dari Naskah Kuno SANGHIYANG SIKSA KANDA'NG KARESIAN (Th 1518 M), ketika pemerintahan Sang Prabu Siliwangi (Jaya Dewata, Sri Baduga Maharaja, Keukeumbingan Raja Sunu, Sang Pamanah Rasa - 1482 - 1521 M) di kerajaan Pajajaran. Dalam naskah tsb, dikatakan bahwa tugas manusia hidup di dunia adalah untuk Ngertakeun Bumi Lamba yang artinya MENJEJAHTERAKAN KEHIDUPAN DI DUNIA dan ini sepemaknaan dengan konsep RAHMATAN LIL ALAMIN.

TATAKRAMA SUNDAPeran dan Manfaat Tatakrama Sunda dalam Masyarakat yang Berubah dan Majemuk

17 Feb 2003 - 2:43 am

Pembahasan mengenai tatakrama (etiket, sopan-santun) cukup luas jangkauannya. Bagaimana tidak, sebab tatakrama melingkupi seluruh perilaku kehidupan manusia. Dapat dikaitkan dengan: jenis kelamin (pria-wanita), umur (tua-muda), waktu (masa lalu-kini), situasi (gembira-sedih), kesempatan (resmi-tidak resmi) dan sebagainya. Keseluruhan pengelompokan inipun dapat pula dikaji berdasarkan tatakrama religi (agama), falsafah (etika) dan sosio (masyarakat).

Setiap pembahasan tatakrama, sebaiknya diperjelas landasan pijakannya, apakah religi, fisafat ataukah sosio, meskipun pada kenyataannya ketiga unsur tersebut tetap merupakan kesatuan. Tetapi hal ini perlu untuk menyamakan sudut pandang penulis dan pemerhati. Dalam wacana ini saya menitik-beratkan pembahasan tatakrama berdasarkan sosio-kultural, khususnya Sunda dalam situasi masyarakat yang berubah dan majemuk.

UPACARA NGARAS INgawasuh Dampal Sampean Ibu & Rama ku Putrana dina Runtuyan Upacara Nikah Adat Sunda

7 Oct 2002 - 1:39 am

Dina danget ayeuna, upacara Ngaras, parantos prah diaranggo, pangpangna ku juru rias, sareng para ahli nu ngajejeran upacara nikah adat Sunda boh di dayeuh boh di pilemburan. Malah parantos ngawitan aya seler bangsa (etnis) non Sunda, anu "kabita" ku upacara ngaras. Dugi ka-anjeunna palay ngalaksanakeun upacara ngaras nalika nikahkeun putra-putrana. Sim kuring pribadi nyiptakeun upacara ngaras teh taun 1983. Ti harita mah kaetang sering ngajejeran acara ngaras di lingkungan urang Sunda, kantos oge ngalaksanakeun upacara ngaras di lingkungan kulawarga (etnis) Betawi, Jawa, Padang, Batak, Menado, Bengkulu, Palembang, malah kantos nu salasawios pangantenna bangsa Perancis, Amerika, Jepang sareng Cina, nanging anu parantos ngagem agama Islam; margi ieu upacara ti awitna mula pamianganana teh tina ajen-inajen anu Islami.

AOM KUSMAN KARTANAGARA, SHDalam Hidup, Bukan Start yang harus Bagus, tapi Finishlah yang harus Bagus

28 Aug 2002 - 3:02 am

Profil tokoh yang kami tampilkan kali ini adalah Aom Kusman Kartanagara,SH., seorang Pembawa Acara, Pelawak sekaligus Pemain Film, yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Jawa Barat khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Kang Aom atau Kang Kusman, demikian kami memanggilnya, dilahirkan di Kota Sukabumi, tanggal 24 Juni 1946, buah perkawinan dari ayahanda RMN Kartanagara yang saat itu menjabat Patih Sukabumi, dengan ibu Gurnita Yuyu yang berasal dari Sumedang.

Prof. DR. H.M. Sambas WiradisuriaMASYARAKAT SUNDA HARUS MENGUSAI IPTEK UNTUK MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL

10 Jun 2002 - 5:35 am

Salah satu upaya untuk memajukan masyarakat Sunda pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya, adalah dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi sangat penting untuk menopang industrialisasi yang dimulai dengan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan yang sudah teruji. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat kita tangguh dalam kompetisi global.

Hal tersebut disampaikan Inohong Sunda kita kali ini yakni Prof. DR. H.M. Sambas Wiradisuria. Putera Daerah Sunda ini dilahirkan di Garut pada tanggal 29 Januari 1935. Beliau adalah salah seorang pakar ilmu kedokteran dengan spesialisasi ilmu kedokteran anak.