Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci bentuk (78)

PESANTREN SURYALAYA

22 Jul 2002 - 5:25 am

Pesantren Suryalaya bertempat di Pagerageung, Tasikmalaya. Didirikan tanggal 17 September 1905 oleh Syeikh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad, yang lebih dikenal dengan sebutan Abah Sepuh. Pesantren ini mengajarkan ilmu Tarekat-Qodiriah-Naqsabandiah (TQN), yang intinya berupa ajaran agama Islam agar manusia hidup dan mati tetap dalam keridhoan Allah SWT, dengan bersumber kepada Qu'an, Hadis, Ijma dan Qias. TQN merupakan teori agar kita lebih cepat dan tepat dalam menggali api islam, iman dan ikhsan dengan tidak meninggalkan hukum-hukum sareat.

TARI ANAK-ANAKOleh: Lis Emilawati

19 Jun 2002 - 6:06 am

Dalam suatu pertunjukan tari, sering dijumpai anak-anak begitu terampil menarikan Tari Topeng atau Tari Kandagan maupun Tari Jaipongan. Padahal perbendaharaan geraknya akan lebih pas apabila ditarikan orang dewasa. Orang tua si anak merasa bangga, begitu pula para penonton merasa kagum akan kepiawaian si anak.

Kasus semacam ini perlu menjadi bahan renungan para ahli tari dan guru tari, untuk selanjutnya melakukan langkah proaktif dalam meluruskan kebengkokan dengan cara menyusun sebuah format tentang bentuk tari bagi anak-anak.

SENI JENTRENG ATAU TARAWANGSA DARI RANCAKALONGOleh: Yuli YS

11 Jun 2002 - 3:21 am

Kesenian tumbuh dan berkembang sesuai dengan kondisi kebudayaan yang hidup dalam masyarakat penyangganya. Sejak dulu masyarakat Sunda terkenal dengan budaya ngahuma atau berladang. Karena itu kesenian yang tumbuh di masyarakat Sunda selalu terkait dengan mitos Dewi Sri. Begitu pula dengan kesenian Jentreng atau lebih terkenal dengan sebutan Tarawangsa.

NGAGUAR MANGSA NGADEGNA UNPADKu: H. Apep Syafei

1 May 2002 - 5:54 am

Sok sanajan geus rawun da bongan sok masih keneh hayang bucu-baca komo mun seug nu dibaca teh aya patula patalina jeung pangalaman nu kungsi karandapan ku sorangan, dina palebah nu nulis macaan sajarah-sajarah Unpad boh Paguyuban Pasundan ngan ukur bisa seuri koneng ari margina ceuk raraosan upami di ibaratkeun mah teu benten sareng nongton Asep Sunarya barang bray teh ujug-ujug ger teh Gatotgaca keur perang jadi teu terang naon sababna.

Tah kukituna barang pun incu nerangkeun yen internet tiasa jadi alat informasi sareng komunikasi jorojoy hoyong kutrat- kotret saperti jaman keur ngora susuganan bae aya paedahna keur sarerea. Jaman keur jadi tukang nyadapan warta di koran "Sipatahoenan" (1950/1960).

TATAR SUNDA, DANGKALAN SUNDA DAN KERAJAAN SUNDA

30 Apr 2002 - 3:59 am

Nama wilayah (tanah, tatar) yang menurut sumber setempat meliputi bagian Barat Pulau Jawa yang mula-mula (sampai akhir abad ke 16) batasnya sebelah Timur adalah Sungai Cimapali (Kali Pemali sekarang), tetapi kemudian batas itu pindah ke sebelah Barat ke sungai Cilosari. Menurut Tome' Pires, orang Portugis, pada tahun 1513, batas sebelah Timur itu ialah Sungai Cimanuk. Tetapi mungkin berdasakan tafsiran atau informasi tentang perbedaan agama yang dianut, yaitu antara agama Hindu (Sunda) dan Agama Islam (Jawa). Bagian terbesar (2/3) Tanah Sunda berupa dataran tinggi dan pegunungan, hanya bagian Utara yang berupa dataran rendah. Pegunungan itu memanjang dari Barat ke Timur.