Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci berupa (45)
- WANITA DENGAN PERANNYAOleh: H.R. Hidayat Suryalaga
24 Dec 2002 - 11:12 pm
Tulisan ini sebagai suatu upaya mencari "KABERKAHAN" dari peran seorang IBU/WANITA berdasarkan Folklor Sunda dan kajian kasus per kasus. Semoga bermanfaat bagi perbincangan kita dalam arus "persamaan hak dan gender" yang kini hangat dicelotehkan orang.
Tulisan yang tidak berpretensi ilmiah ini saya persembahkan kepada semua wanita, sebagai rasa hormat dan kagum kepada insan yang ditakdirkan menjadi wanita. Wacana ini penulis susun sebatas menelusuri dan mengkaji nilai-nilai luhur mengenai kedudukan dan peran wanita yang terjumpai dalam folklor Sunda. Pada akhirnya diharapkan kita semua faham bagaimana "ngalap berekah" dari insan yang ditakdirkan menjadi wanita. Bukankah kata leluhur Sunda "ARI MUNJUNG ULAH KA GUNUNG, MUNJUNG MAH KUDU KA INDUNG".- SEPUTAR BUSANA KAIN KEBAYA SUNDA DENGAN ASSESORIESNYAH.R. Hidayat Suryalaga
15 Oct 2002 - 12:48 am
Dalam tulisan ini, penulis hanya mencoba memaparkan secara singkat historis, jenis serta cara pemakaian berbusana kain kebaya Sunda. Mungkin bermanfaat bagi wanoja Sunda yang ingin berbusana kain kebaya Sunda sesuai dengan norma-norma yang baik dan benar. Tulisan ini disarikan dari pengalaman penulis yang pernah menjadi juri/penatar Pemilihan Mojang dan Jajaka Parahiyangan/Jawa Barat dari tahun 1988-2001.
- Sebuah Catatan: DIALOG SERATUSMembangun Daya Tahan dan Daya Juang Masyarakat
(Kerjasama Bandung Spirit & YPSDM Forum Rektor) 20 Aug 2002 - 8:29 am
Akibat masa keterpurukan yang berkepanjangan, masyarakat kelas menengah kebawah dihadapkan kepada situasi kejiwaan yang berintikan rasa kehilangan. Mereka kehilangan sumber nafkah, kepercayaan (kepada lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif), kehilangan panutan, kehilangan rujukan dalam kehidupan sehari-hari dan kehilangan harapan akan masa depan. Dibawah tekanan keadaan seperti itu, mereka lebih mudah melakukan baik tindak kejahatan individual maupun amuk masa yang destgruktif. Kedua macam tindakan itu berintikan kekerasan,baik terhadap sesama manusia maupun terhadap alam. Disesalkan, kelompok elit yang seharusnya menjadi panutan didalam dan mengatasi rasa kehilangan itu ternyata belum dapat diandalkan. Sebagian diantaranya bahkan tidak sadar akan masalah yang begitu nyata, sebagian lainnya justru memanfaatkan keadaan itu untuk tujuan-tujuan pribadi maupun golongan. Perbuatan tidak layak dan tidak terhormat seperti itu harus segera dihentikan dan upaya-upaya nyata yang benar-benar dibimbing cita-cita mulia harus digalakkan.
- PESANTREN SURYALAYA
22 Jul 2002 - 5:25 am
Pesantren Suryalaya bertempat di Pagerageung, Tasikmalaya. Didirikan tanggal 17 September 1905 oleh Syeikh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad, yang lebih dikenal dengan sebutan Abah Sepuh. Pesantren ini mengajarkan ilmu Tarekat-Qodiriah-Naqsabandiah (TQN), yang intinya berupa ajaran agama Islam agar manusia hidup dan mati tetap dalam keridhoan Allah SWT, dengan bersumber kepada Qu'an, Hadis, Ijma dan Qias. TQN merupakan teori agar kita lebih cepat dan tepat dalam menggali api islam, iman dan ikhsan dengan tidak meninggalkan hukum-hukum sareat.
- Naskah Kuna: WAWACAN DANUMAYA
11 Jul 2002 - 7:37 am
Tersebutlah sebuah negara bernama Gilangkancana. Rajanya bernama Sang Panji Subrata, dan permaisurinya bernama Ratna Kencana. Sang Raja mempunyai seorang putra yang sangat rupawan bernama Danumaya.
Semenjak kecil Danumaya rajin menuntut ilmu. Setiap pesantren yang terkenal selalu ia datangi dan terus berguru disana. Tapabratapun sering ia lakukan.
Pada suatu ketika Danumaya sedang berada didalam keraton. Tiba-tiba sang ayah berkata bahwa ke Gilangkencana bakal ada kerajaan lain yang menyerbu yaitu keling.




















