Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci daerah (94)

Naskah Kuna: WAWACAN ISTRI SAJATI

22 Jul 2002 - 5:30 am

Pak Sarikam yang hidupnya menduda, tinggal di desa Sukasari. Pekerjaan sehari-hari sebagai tukang kayu (bas). Pada waktu ia sedang memborong membangun rumah pak Lurah. Masih di desa itu tinggallah seorang gadis yatim piatu bernama Nyi Sari. Ia belum mendapat Jodoh, mungkin karena penyakit yang di deritanya selama ini, yaitu sekujur tubuhnya penuh dengan koreng. Pak Sarikam dating meminangnya, maka kemudian kawinlah mereka.

UPACARA MEMAYU DI TRUSMI CIREBON

19 Jun 2002 - 6:13 am

Cirebon merupakan salah satu Kota Budaya di Pulau Jawa yang terletak disebelah Utara ujung paling Timur Propinsi Jawa Barat. Dewasa ini yang dinamakan daerah Cirebon adalah wilayah bekas Keresidenan Cirebon yang terdiri dari Kabupaten Cirebon, Kuningan, Majalengka, Indramayu dan Kotamadya Cirebon.

Trusmi adalah salah satu kota yang terdapat di Daerah Cirebon, yang dikenal dengan penghasil batiknya. Trusmi ini merupakan tempat tinggal Ki Gedeng (Panembahan) Trusmi, kepala serikat mistis tariqah.

SEJARAH TASIKMALAYAOleh: Ietje Marlina

19 Jun 2002 - 6:00 am

Sebelum ibukota Kabupaten Sukapura berkedudukan di Tasikmalaya, kota ini merupakan sebuah afdeeling yang diperintah oleh seorang Patih Lurah (Zelfstandige Patih). Waktu itu namanya Tawang atau Galunggung. Sering juga penyebutannya disatukan menjadi Tawang-Galunggung. Tawang sama dengan "sawah" artinya tempat yang luas terbuka, dalam Bahasa Sunda berarti "palalangon".

BASA INDUNG PITUDUH PIKEUN HIRUP APANJANG-APUNJUNGKu: Drs. R.H. Hidayat Suryalaga

13 Jun 2002 - 7:00 am

Upami urang nengetan sareng ngalenyepan "hariring indung" dina rumpaka di luhur ku urang bakal karaos pisan, ayana rupi-rupi rasa: harepan, kanyaah, kaiklasan, cita-cita, du'a ti nu jadi indung ka putrana nu jadi jimat manah kembang soca pupunden ati ibu ramana. Ti nalika jabang bayi aya dina lebet kandungan keneh, nu jadi indung mah parantos galecok "sasauran" sareng putra nu dikandungna, basana teh: "Utun-Inji, jabang bayi, masing lulus-banglus, berkah salamet, jauh balai-parek rejeki, pait daging pahang tulang. Amit-amit jabang bayi, ulah rek saturut-turutna, ari lain turutaneun mah, ulah sadenge-dengena ari lain dengekeuneunana, ulah satenjo-tenjona ari lain tenjoeunana, ulah saomong-omongna ari lain omongkeuneunana.

SENI JENTRENG ATAU TARAWANGSA DARI RANCAKALONGOleh: Yuli YS

11 Jun 2002 - 3:21 am

Kesenian tumbuh dan berkembang sesuai dengan kondisi kebudayaan yang hidup dalam masyarakat penyangganya. Sejak dulu masyarakat Sunda terkenal dengan budaya ngahuma atau berladang. Karena itu kesenian yang tumbuh di masyarakat Sunda selalu terkait dengan mitos Dewi Sri. Begitu pula dengan kesenian Jentreng atau lebih terkenal dengan sebutan Tarawangsa.