Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci disamping (23)

PESANTREN SUKAMANAH

8 Aug 2002 - 6:15 am

Pesantren Sukamanah terkenal, karena pada zaman pendudukan Jepang yang pertama berani melakukan pemberontakan terhadap Jepang. Lokasinya terletak di kampung Sukamanah, desa Cimerah, kecamatan dan kewedanaan Singaparna, Tasikmalaya. Pesantren didirikan oleh K.H. Zaenal Mustafa (Moestafa) pada tahun 1927.

Naskah Kuna: WAWACAN DANUMAYA

11 Jul 2002 - 7:37 am

Tersebutlah sebuah negara bernama Gilangkancana. Rajanya bernama Sang Panji Subrata, dan permaisurinya bernama Ratna Kencana. Sang Raja mempunyai seorang putra yang sangat rupawan bernama Danumaya.

Semenjak kecil Danumaya rajin menuntut ilmu. Setiap pesantren yang terkenal selalu ia datangi dan terus berguru disana. Tapabratapun sering ia lakukan.

Pada suatu ketika Danumaya sedang berada didalam keraton. Tiba-tiba sang ayah berkata bahwa ke Gilangkencana bakal ada kerajaan lain yang menyerbu yaitu keling.

SEJARAH TASIKMALAYAOleh: Ietje Marlina

19 Jun 2002 - 6:00 am

Sebelum ibukota Kabupaten Sukapura berkedudukan di Tasikmalaya, kota ini merupakan sebuah afdeeling yang diperintah oleh seorang Patih Lurah (Zelfstandige Patih). Waktu itu namanya Tawang atau Galunggung. Sering juga penyebutannya disatukan menjadi Tawang-Galunggung. Tawang sama dengan "sawah" artinya tempat yang luas terbuka, dalam Bahasa Sunda berarti "palalangon".

TIEN ROSTINI ASIKINMengangkat Budaya Lokal ke Tatanan Budaya Global

30 Jan 2002 - 10:17 pm

Sebagai orang Sunda kita boleh bangga karena kita memiliki salah seorang Tokoh Seni sekaligus Budayawati Sunda yang dapat dikatakan sebagai pejuang seni. Dalam usianya yang telah melewati setengah abad masih terus berusaha menggali dan mengangkat budaya Sunda melalui Studio Seni Palataran Pakujajar Sipatahunan, beliau tiada lain adalah Tien Rostini atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ema Ageung.

Tien Rostini Asikin merupakan salah seorang Tokoh Seni sekaligus Budayawti Sunda yang lahir di Sukajadi Bandung pada tanggal 31 Januari 1942. Oleh para seniman dan kerabat dekat, Tien Rostini biasa dipanggil Ema, ada juga yang menyebut Ema Ageung. Panggilan Ema terasa akrab dan menyiratkan rasa jalinan tali kekeluargaan.

SENI BELUKTetap Eksis di Beberapa Daerah di Sumedang

29 Jan 2002 - 11:03 pm

Keberadaan Seni Beluk sebenarnya sudah ada sejak dahulu, yaitu sejak masa penjajahan Belanda. Beluk pada hakekatnya merupakan kesenian tembang buhun (kuno) yang lebih mengutamakan tinggi rendahnya suara. Syair yang dilantunkan adalah jenis Wawacan (Carita Babad) yang dibawakan seperti kita jumpai dalam berbagai pupuh.