Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci dukung (29)

Misi Seni Ka Luar Negri, Antara Potensi Jeung PromosiKu: Nano S.

7 Jan 2003 - 12:20 am

Taun genep puluhan mun aya misi seni kasenian Sunda ka luar negri, biasana sok diwakilan ku seni tari, pangpana tarian karya ti Tjetje Somantri. Nu jadi panangkesna ti Jawatan Kabudayaan, salaku lembaga pamarentah nu gede wibawana ka balarea, pangpangna keur para seniman. Para penari anu dipilih keur jadi anggota misi kesenian, tangtu wae lolobana para penari anu sok latihan ti Jawatan Kabudayaan, kitu deui para pangrawitna (nayaga). Kusabab eta misi kesenian teh digabung jeung kesenian daerah sejen, anggotana biasana tara pati loba, komo pangrawitna mah dipilih nu pokona bae. Upamana juru kendang, rebab, jeung sabaraha urang tambahanana. Kakuranganana sok dibantuan ku seniman Jawa, anu biasana leuwih kumplit anggotana. Ngaran misi kesenian sok disebut misi kesenian kepresidenan, sebab ieu kagiatan teh mangrupa wakil nagara Indonesia, dina ngarakutkeun hubungan jeung nagara luar, kaasup upaya mintonkeun kabinangkitan kasenian di Indonesia anu Bhineka Tunggal Ika. Salian keur kagiatan misi seni ka luar negri, ti Jawa Barat oge remeh ngeusian acara di istana negara keur ngahibur para tamu ti luar negri. Para penari anu sok mindeng di istana negara, biasana sok meunang landihan penari istana.

FESTIVAL BUNGA BANDUNG 2002"Kembalikan Kota Kembang"
22-28 Desember 2002

19 Dec 2002 - 11:57 pm

Sebuah acara bersama Dinas Pariwisata Kota Bandung, Dinas Pertamanan Kota Bandung, Forum Apresiasi Bandung dan Mojang Jajaka Kota Bandung.

Sebuah festival yang diharapkan dapat menjadi "pesta publik" dimana publik secara masal langsung terlibat dalam acara ini, merupakan juga sebuah momentum bersama untuk mengembalikan pamor Bandung sebagai Kota Kembang. Festival yang juga diharapkan menjadi agenda tetap kota agar pada waktunya festival ini dapat menjadi sebuah "trade mark" bagi Kota Bandung, yang tentunya dapat menjadi daya tarik wisata yang berwibawa dimata dunia, manakala batas idealnya terwujud.

Sebuah Catatan: DIALOG SERATUSMembangun Daya Tahan dan Daya Juang Masyarakat
(Kerjasama Bandung Spirit & YPSDM Forum Rektor)

20 Aug 2002 - 8:29 am

Akibat masa keterpurukan yang berkepanjangan, masyarakat kelas menengah kebawah dihadapkan kepada situasi kejiwaan yang berintikan rasa kehilangan. Mereka kehilangan sumber nafkah, kepercayaan (kepada lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif), kehilangan panutan, kehilangan rujukan dalam kehidupan sehari-hari dan kehilangan harapan akan masa depan. Dibawah tekanan keadaan seperti itu, mereka lebih mudah melakukan baik tindak kejahatan individual maupun amuk masa yang destgruktif. Kedua macam tindakan itu berintikan kekerasan,baik terhadap sesama manusia maupun terhadap alam. Disesalkan, kelompok elit yang seharusnya menjadi panutan didalam dan mengatasi rasa kehilangan itu ternyata belum dapat diandalkan. Sebagian diantaranya bahkan tidak sadar akan masalah yang begitu nyata, sebagian lainnya justru memanfaatkan keadaan itu untuk tujuan-tujuan pribadi maupun golongan. Perbuatan tidak layak dan tidak terhormat seperti itu harus segera dihentikan dan upaya-upaya nyata yang benar-benar dibimbing cita-cita mulia harus digalakkan.

DR. Ing. Tresna Dermawan Kunaefi, Ir.Ahli Lingkungan Hidup yang Mengantarkan Kopertis Wilayah IV ke Dunia Maya

13 Aug 2002 - 3:02 am

Teknologi Informasi modern berbasis internet yang mendukung sarana komunikasi, ditunjang promosi yang memadai, merupakan sarana vital dalam menyebarluaskan semua informasi khususnya di lingkungan kerja Kopertis Wilayah IV Jabar dan Banten.

Koordinator Kopertis Wilayah IV, DR. Ing.Tresna Dermawan Kunaefi merasa perlu untuk mengantarkan institusi yang diembannya tersebut ke dunia maya, sehingga informasi mengenai perkembangan,program-program yang sedang, telah dan akan dilaksanakan,serta segala sesuatu yang harus diinformasikan dapat diakses oleh masyarakat selama 24 jam tidak saja yang ada di Bandung atau Jawa Barat, bahkan diseluruh dunia. Untuk mengantarkan Kopertis Wilayah IV ke dunia maya tersebut, dibangunlah sebuah homepage www.kopertis4.or.id.

Prof. DR. H.M. Sambas WiradisuriaMASYARAKAT SUNDA HARUS MENGUSAI IPTEK UNTUK MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL

10 Jun 2002 - 5:35 am

Salah satu upaya untuk memajukan masyarakat Sunda pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya, adalah dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi sangat penting untuk menopang industrialisasi yang dimulai dengan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan yang sudah teruji. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat kita tangguh dalam kompetisi global.

Hal tersebut disampaikan Inohong Sunda kita kali ini yakni Prof. DR. H.M. Sambas Wiradisuria. Putera Daerah Sunda ini dilahirkan di Garut pada tanggal 29 Januari 1935. Beliau adalah salah seorang pakar ilmu kedokteran dengan spesialisasi ilmu kedokteran anak.