Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci intan (35)

TUTUWUHAN SUNDA I

9 Sep 2002 - 2:16 am

BUNTIRIS
Cocor bebek; Kalanchoe pinnata (Lmk) Pers. Termasuk suku Crassulanceae. Terna, tinggi sampai 75 cm. Batang persegi empat agak sedikit bulat, bagian pangkal berdaun tunggal dan selebihnya berdaun majemuk, menyirip ganjil sebanyak 3-5 helai daun. Helaian anak daun berwarna hijau, berbentuk bundar telur menjorong, 9-14 x 1,5-6 cm; pinggirnya bergerigi ganda dengan lekukan-lekukan yang dapat bertunas. Perbungaan berbentuk malai, bunga kemerahan. Tumbuh sampai ketinggian 1000 m dapl. Biasa ditemukan tumbuh liar ditempat yang berbatu atau dibawah pagar hidup. Tak jarang juga ditanam sebagai tanaman hias atau obat. Perbanyakan dengan stek daun. Remasan daun buntiris digunakan untuk obat luka, obat keseleo, obat sakit kepala, obat penyakit kulit pada anak-anak, sebagai pipilis.

DR. Ing. Tresna Dermawan Kunaefi, Ir.Ahli Lingkungan Hidup yang Mengantarkan Kopertis Wilayah IV ke Dunia Maya

13 Aug 2002 - 3:02 am

Teknologi Informasi modern berbasis internet yang mendukung sarana komunikasi, ditunjang promosi yang memadai, merupakan sarana vital dalam menyebarluaskan semua informasi khususnya di lingkungan kerja Kopertis Wilayah IV Jabar dan Banten.

Koordinator Kopertis Wilayah IV, DR. Ing.Tresna Dermawan Kunaefi merasa perlu untuk mengantarkan institusi yang diembannya tersebut ke dunia maya, sehingga informasi mengenai perkembangan,program-program yang sedang, telah dan akan dilaksanakan,serta segala sesuatu yang harus diinformasikan dapat diakses oleh masyarakat selama 24 jam tidak saja yang ada di Bandung atau Jawa Barat, bahkan diseluruh dunia. Untuk mengantarkan Kopertis Wilayah IV ke dunia maya tersebut, dibangunlah sebuah homepage www.kopertis4.or.id.

SEJARAH TASIKMALAYAOleh: Ietje Marlina

19 Jun 2002 - 6:00 am

Sebelum ibukota Kabupaten Sukapura berkedudukan di Tasikmalaya, kota ini merupakan sebuah afdeeling yang diperintah oleh seorang Patih Lurah (Zelfstandige Patih). Waktu itu namanya Tawang atau Galunggung. Sering juga penyebutannya disatukan menjadi Tawang-Galunggung. Tawang sama dengan "sawah" artinya tempat yang luas terbuka, dalam Bahasa Sunda berarti "palalangon".

BASA INDUNG PITUDUH PIKEUN HIRUP APANJANG-APUNJUNGKu: Drs. R.H. Hidayat Suryalaga

13 Jun 2002 - 7:00 am

Upami urang nengetan sareng ngalenyepan "hariring indung" dina rumpaka di luhur ku urang bakal karaos pisan, ayana rupi-rupi rasa: harepan, kanyaah, kaiklasan, cita-cita, du'a ti nu jadi indung ka putrana nu jadi jimat manah kembang soca pupunden ati ibu ramana. Ti nalika jabang bayi aya dina lebet kandungan keneh, nu jadi indung mah parantos galecok "sasauran" sareng putra nu dikandungna, basana teh: "Utun-Inji, jabang bayi, masing lulus-banglus, berkah salamet, jauh balai-parek rejeki, pait daging pahang tulang. Amit-amit jabang bayi, ulah rek saturut-turutna, ari lain turutaneun mah, ulah sadenge-dengena ari lain dengekeuneunana, ulah satenjo-tenjona ari lain tenjoeunana, ulah saomong-omongna ari lain omongkeuneunana.

Prof. DR. H.M. Sambas WiradisuriaMASYARAKAT SUNDA HARUS MENGUSAI IPTEK UNTUK MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL

10 Jun 2002 - 5:35 am

Salah satu upaya untuk memajukan masyarakat Sunda pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya, adalah dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi sangat penting untuk menopang industrialisasi yang dimulai dengan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan yang sudah teruji. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat kita tangguh dalam kompetisi global.

Hal tersebut disampaikan Inohong Sunda kita kali ini yakni Prof. DR. H.M. Sambas Wiradisuria. Putera Daerah Sunda ini dilahirkan di Garut pada tanggal 29 Januari 1935. Beliau adalah salah seorang pakar ilmu kedokteran dengan spesialisasi ilmu kedokteran anak.