Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci kepala (40)
- PERAN SANGKURIANG DAN DANGHYANG SUMBI DALAM LEGENDA GUNUNG TANGKUBANPARAHUSuatu kajian Hermeneutika terhadap Legenda dan Mitos Gunung Tangkubanparahu dengan segala aspeknya
3 May 2004 - 11:49 pm
Legenda tentang terjadinya Gunung Tangkubanparahu sangat dikenal di Tatar Sunda, disebut pula sebagai sasakala terjadinya Talaga Bandung atau dongeng Sangkuriang. Adapun tokoh Danghyang Sumbi yang seharusnya menjadi esensi maknawi dalam mitos ini sering tersisihkan oleh peran Sangkuriang - puteranya. Wacana yang tersaji kali ini adalah upaya untuk mengarifi nilai-nilai mitos yang terkandung dalam legenda gunung Tangkubanparahu, sehingga mempunyai nilai tambah bagi pemaknaan kita terhadap wawasan budaya lokal.
- Karesmen Ngertakeun Bumi Lamba
7 Nov 2003 - 3:44 am
Cikeruh Ulah Rek Kiruh, Kuduna Canembrang Herang.
Nya Ieu Sirah Cai Ci Sempur, Kudu Dirumat Sangkan Hirup Makmur.
Di dieu Tapak Sasaka, Sirah Walungan Jadi Pusaka.
Lamun Hirup Hayang Nanjung, Piara Ieu Sirah Cikapundung.
Ieu Sasaka Jadi Amanat, Sirah Cai Kudu Dirumat.
Sasaka Karaharjaan, Ku Miara Ieu Sungapan.
Ciri Bakti ka Lemah Cai, Ku Miara Ieu Sirah Cai.- KEMANA PERGINYA DONGENG SUNDA KITA?
14 Jul 2003 - 1:04 pm
Belakangan ini sulit sekali rasanya kita mendengar acara radio yang menyiarkan secara langsung dongeng pasosonten, carita ti Sinta dan sejenisnya. Acara tersebut biasanya dibawakan oleh seorang yang ahli membawakan berbagai karakter, ada bapak-bapak, ibu-ibu, pemuda-pemudi, kakek-kakek, nenek-nenek, anak-anak, bayi, pendekar, orang jahat dan sebagainya.
Pada masanya hampir setiap rumah penduduk merelai acara dari sebuah radio yang meyiarkan dongeng. Tidak terbayang lagi betapa hiruk pikuk orang ketika esok harinya menceritakan kembali apa-apa yang ia dengar dari sebuah dongeng favoritnya. Atau ketika orang terburu-buru ingin segera tiba di rumahnya setelah seharian penuh bekerja, pada sore harinya beristirahat sambil menyimak siaran dongeng favoritnya yang penuh pekerti tersebut.- ADAT
27 Feb 2003 - 2:46 am
(Ar.adath). Istilah ini dalam budaya Sunda dikenal dalam beberapa arti.
Pertama, dalam arti yang dalam bahasa Arab disebut "urf", yaitu sesuatu yang dikenal, diketahui dan diulang-ulangi serta menjadi kebiasaan dalam masyarakat, berupa kata-kata atau macam-macam bentuk perbuatan. Adat ataupun urf ada yang baik ada pula yang buruk. Salah satu tugas dan tujuan kedatangan agama Islam ialah mengukuhkan adat yang baik dan menghapuskan adat yang buruk.- WANITA DENGAN PERANNYAOleh: H.R. Hidayat Suryalaga
24 Dec 2002 - 11:12 pm
Tulisan ini sebagai suatu upaya mencari "KABERKAHAN" dari peran seorang IBU/WANITA berdasarkan Folklor Sunda dan kajian kasus per kasus. Semoga bermanfaat bagi perbincangan kita dalam arus "persamaan hak dan gender" yang kini hangat dicelotehkan orang.
Tulisan yang tidak berpretensi ilmiah ini saya persembahkan kepada semua wanita, sebagai rasa hormat dan kagum kepada insan yang ditakdirkan menjadi wanita. Wacana ini penulis susun sebatas menelusuri dan mengkaji nilai-nilai luhur mengenai kedudukan dan peran wanita yang terjumpai dalam folklor Sunda. Pada akhirnya diharapkan kita semua faham bagaimana "ngalap berekah" dari insan yang ditakdirkan menjadi wanita. Bukankah kata leluhur Sunda "ARI MUNJUNG ULAH KA GUNUNG, MUNJUNG MAH KUDU KA INDUNG".




















