Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci mereka (54)

PUISI "KAULINAN BARUDAK"

27 Sep 2001 - 6:50 am

Yang dimaksud dari Puisi “Kaulinan Barudak” disini adalah puisi-puisi Sunda buhun yang lazim dinyanyikan anak-anak sembari bermain-main di halaman rumah atau di beranda rumah, bahkan mungkin dibawakan sambil naik pohon. Waktunya siang hari atau malam hari disaat mereka dapat berkumpul.

Puisi-puisi tersebut kadang-kadang sulit dipahami maksudnya sebagaimana makna dalam bahasa prosa.

SENI PERTUNJUKAN BANJET

19 Sep 2001 - 6:34 am

Banjet atau kadang-kadang juga disebut Topeng Karawang merupakan suatu seni pertunjukan semacam Longser yang hidup dan berkembang di Karawang. Dalam perkembangannya Banjet mengalami perubahan, seperti Banjet Margaluyu dilengkapi dengan instrumen: Gambang, Kolenang, Saron 2 buah, Panerus serta Goong Gantung, yang semula hanya waditra-waditra yang tergabung dalam Ketuk Tilu.

MENGAPA MASYARAKAT SUNDA DEWASA INI CENDERUNG TIDAK NYUNDA?Suatu telaah untuk menelusuri akar masalah dan mencoba mencari kemungkinan solusinya

14 Sep 2001 - 12:00 am

Apakah yang menjadi cirinya orang Sunda yang Nyunda itu?
Cukup sulit, karena orang Sunda pun adalah "manusia yang tentu bersifat Universal". Tetapi tentu harus ada penanda yang signifikan seperti apa urang Sunda nu Nyunda teh (yang membedakan dari etnis lain).

KESENIAN SISINGAAN

13 Sep 2001 - 1:28 am

Ada beberapa istilah yang digunakan untuk memberikan nama kepada salah satu jenis kesenian di daerah Subang.
Sisingaan adalah sebuah patung singa yang terbuat dari kayu dan digunakan sebagai alat pengusung anak sunat dalam upacara khitanan.

Seperti kita ketahui bahwa kesenian rakyat atau kesenian daerah terutama di Jawa Barat sangat sulit ditelusuri asal-usulnya secara tepat. Kesenian tersebut seolah-olah hidup dan berkembang tanpa sejarah, oleh karenanya sangat sulit apabila kita menuntut informasi tentang siapa, kapan dan di mana kesenian itu diciptakan.

SENI GONDANG

11 Sep 2001 - 6:07 am

Pada mulanya gondang merupakan bagian dari upacara untuk menghormati Dewi Padi, Nyi Pohaci SANGHYANG SRI, waktu menumbuk padi untuk pertama kalinya, biasa disebut meuseul Nyai Sri, setelah panen usai. Perkembangan selanjutnya gondang menjadi nama salah satu seni pertunjukan yang menggambarkan muda-mudi di pedesaan menjalin cinta kasih, dengan gerak dan lagu yang romantis penuh canda.