Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci nahan (11)

Irawati DurbanSOSOK PENARI SERBA BISA YANG MENGKHAWATIRKAN KEPUNAHAN SENI DAN BUDAYA SUNDA DEWASA INI

11 Oct 2001 - 6:26 am

Irawati Jogasuria lahir di Bandung pada tanggal 22 Mei 1943. Masyarakat mengenal Irawati memiliki profesi sebagai penari sekaligus Penyebar dan Penggubah Tari. Irawati Jogasuria juga dikenal sebagai Desainer Interior.

Dengan keahliannya menari tersebut, selain pertunjukkan di dalam negeri sendiri, Irawati Jogasuari yang lebih dikenal kini dengan nama Irawati Durban berkesempatan untuk melanglang buana. Berbagai misi kesenian diikutinya, antara lain ke Chekoslovakia, Hongaria, Polandia, Rusia, Perancis, USA (selama 1 tahun dalam rangka New York World Fair di New York, tahun 1963-1964), Korea, Jepang, dan beberapa negara lainnya.

KEBUDAYAAN SUNDA KUAT MENAHAN GEMPURAN KEBUDAYAAN DUNIAOleh : Sarif Hidayat Supangkat *)

31 Aug 2001 - 12:00 am

Sunda jangan sampai dijadikan Kurusetra Indonesia. Hal ini dikarenakan sudah sejak lama Indonesia diancam disintegrasi bangsa baik melalui konflik horisontal maupun konflik vertikal.

MASYARAKAT BERHAK MENILAI

23 Aug 2001 - 12:00 am

Ini salah satu hembusan angin segar dalam reformasi pengelolaan lingkungan. Kini masyarakat lokal berhak menilai, mengkritik dan memberi masukan terhadap perumusan AMDAL perusahaan baru yang mengelola sumber daya alam dan memberi dampak lingkungan di suatu daerah.

KEBIJAKSANAAN TATA RUANG

23 Aug 2001 - 12:00 am

Berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang No.24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang, maka dalam merencanakan, memanfaatkan dan mengendalikan tata ruang harus mempertimbangkan pula data pertanahan serta ketentuan pertanahan berdasarkan perundang-undangan yang berlaku berupa data dan informasi mengenai potensi wilayah, kemampuan tanah, persediaan, peruntukan, penggunaan dan pemeliharaan tanah dalam rangka menyusun rencana tata ruang.

RONGGENG, DI ATAS DAN DI BELAKANG PANGGUNGTelaah Heurmanetika Filosofis dalam Kajian Folklorik Sunda

22 Aug 2001 - 12:00 am

Ronggeng di atas panggung yang kasat mata, ialah suatu seni pertunjukan yang lebih bersifat hiburan. Untuk keperluan ini, seperti penampakan seni Ronggeng sekarang inilah, berkonotasi sangat fisikal indrawi.

Peran Ronggeng di belakang panggung (kajian Esoteris) ternyata begitu bermakna. Melambangkan cobaan hidup baik lahir maupun batin bagi manusia. Bukankah kualitas itu hanya bisa dicapai bila telah diuji lebih dahulu?