Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci paran (49)
- H. RAHMATULLAH ADING AFFANDIE (RAF)"Nanjeurkeun Seni Islami jeung Budaya Sunda"
10 Feb 2003 - 12:45 am
Bagi yang memiliki hobi mengarang tetapi sulit mendapatkan ide, kelihatannya harus belajar dulu pada RAF. Tentang hal ini banyak yang sepakat, bahkan meyakini bahwa RAF memiliki "Jimat" khusus untuk mendatangkan ide. Bagaimanapun sulitnya ide, melalui dirinya ide tersebut akan didapatkan.
Walaupun usianya sudah lebih dari 73 tahun, juga akhir-akhir ini sering menderita sakit, daya imajinasinya masih lincah. "Pangarang profesional kudu bisa nulis iraha wae. Teu kudu ngadagoan "mood" mun rek nulis teh. Teu beda jeung wartawan, nulis teh lain lantaran keur daek, tapi hiji kawajiban," paparnya penuh semangat.- SARITILAWAH NURHIDAYAH, KARYA BESAR MISKIN APRESIASIOleh: Iip Dzulkifli Yahya *
20 Dec 2002 - 11:55 pm
Setelah lebih dari tiga tahun usai penggarapannya, Saritilawah Nurhidayah (SN) anggitan Hidayat Suryalaga (HS), terasa masih miskin apresiasi. Saritilawah dari tiga puluh juz Al-Quran itu sosialisasinya masih terbatas.
Resensi melalui media ataupun diskusi ilmiah untuk membedahnya, hampir tak terdengar. SN cenderung beredar dari mulut ke mulut di lingkungan terbatas. Sebagai sebuah karya besar dalam bahasa Sunda, penyikapan demikian amat memprihatinkan.
Kerja sastra selama tigabelas tahun sungguh suatu prestasi mengagumkan. Tidak banyak sastrawan yang mampu mempertahankan energi kreatif untuk sebuah karya selama itu. Dalam kasus SN, tampak bahwa berkah Al-Qur'an telah memberikan limpahan energi kepada seorang HS. Hal ini menarik dalam konteks memperbincangkan sejauh mana keberislaman 'manusia' Sunda. Seberapa jauh Islam telah menggerakkan energi kreatif orang Sunda untuk melakukan sesuatu di luar budaya primordialnya.- TEMBANG SUNDA LARAS SOROG II
25 Oct 2002 - 4:25 pm
Kelanjutan dari artikel sebelumnya: "TEMBANG SUNDA LARAS SOROG I".
- TEMBANG SUNDA LARAS SOROG I
17 Oct 2002 - 4:22 am
Tembang Sunda nu kapungkur sok disebat Cianjuran, mangrupi kasenian klasik Sunda anu henteu luntur ku usum henteu laas ku jaman. Kawitna Tembang Sunda teh mung kalangenan para santana di kabupaten sareng lingkungan anu tinangtos bae, nanging ayeuna mah parantos prah di mana-mana. Pakempelan Tembang Sunda dugdeg, meh diunggal Kabupaten aya. Anu panganyarna nyaeta pakempelan tembang Sunda ARDACANDRA, di babancong Pendopo Kabupaten Bandung.
- SEPUTAR BUSANA KAIN KEBAYA SUNDA DENGAN ASSESORIESNYAH.R. Hidayat Suryalaga
15 Oct 2002 - 12:48 am
Dalam tulisan ini, penulis hanya mencoba memaparkan secara singkat historis, jenis serta cara pemakaian berbusana kain kebaya Sunda. Mungkin bermanfaat bagi wanoja Sunda yang ingin berbusana kain kebaya Sunda sesuai dengan norma-norma yang baik dan benar. Tulisan ini disarikan dari pengalaman penulis yang pernah menjadi juri/penatar Pemilihan Mojang dan Jajaka Parahiyangan/Jawa Barat dari tahun 1988-2001.




















