Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci pertimbangan (8)
- Kampung Kuta Pantrang Nanggap Wayang
25 Jul 2004 - 9:21 pm
Hasil Lokakarya Aksara Sunda yang dilaksanakan atas prakarsa Pemda TK I Prop. Jabar dan Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran, tanggal 21 Oktober 1997, adalah peristiwa budaya yang sangat besar dan mendasar "bagi" peradaban Sunda. Bangsa yang mempunyai sistem ortografis sendiri, berkemungkinan untuk menjadi bangsa yang "besar".
- DR. Ing. Tresna Dermawan Kunaefi, Ir.Ahli Lingkungan Hidup yang Mengantarkan Kopertis Wilayah IV ke Dunia Maya
13 Aug 2002 - 3:02 am
Teknologi Informasi modern berbasis internet yang mendukung sarana komunikasi, ditunjang promosi yang memadai, merupakan sarana vital dalam menyebarluaskan semua informasi khususnya di lingkungan kerja Kopertis Wilayah IV Jabar dan Banten.
Koordinator Kopertis Wilayah IV, DR. Ing.Tresna Dermawan Kunaefi merasa perlu untuk mengantarkan institusi yang diembannya tersebut ke dunia maya, sehingga informasi mengenai perkembangan,program-program yang sedang, telah dan akan dilaksanakan,serta segala sesuatu yang harus diinformasikan dapat diakses oleh masyarakat selama 24 jam tidak saja yang ada di Bandung atau Jawa Barat, bahkan diseluruh dunia. Untuk mengantarkan Kopertis Wilayah IV ke dunia maya tersebut, dibangunlah sebuah homepage www.kopertis4.or.id.- SEJARAH BANDUNGOleh: A. Sobana Hardjasaputra
18 Feb 2002 - 7:21 am
Mengenai asal-usul nama "Bandung", dikemukakan berbagai pendapat. Sebagian mengatakan bahwa, kata "Bandung" dalam bahasa Sunda, identik dengan kata "banding" dalam Bahasa Indonesia, berarti berdampingan. Ngabanding (Sunda) berarti berdampingan atau berdekatan. Hal ini antara lain dinyatakan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka (1994) dan Kamus Sunda-Indonesia terbitan Pustaka Setia (1996), bahwa kata bandung berarti berpasangan dan berarti pula berdampingan.
- AJEN INAJEN KAMANUSAAN KACIDA PENTINGNA DINA ALAM KASAJAGATANKongres Basa Sunda VII
23 Oct 2001 - 11:47 pm
Ayana Kongres Basa Sunda VII iwal ti pikeun nyumponan garapan gawe LBSS nu geus dirarancang ti anggalna, karasa pisan perluna pikeun ngahirup-huripkeun Basa Sunda dina pajamanan kiwari anu kaayaanana geus loba robahna. Upamana bae ku lantaran ayana parobahan kawijakan kanagaraan, anu tadina sumender kana sentralistik kiwari ngeser kana desentralisasi/Otonomi Daerah (Otda).
- Irawati DurbanSOSOK PENARI SERBA BISA YANG MENGKHAWATIRKAN KEPUNAHAN SENI DAN BUDAYA SUNDA DEWASA INI
11 Oct 2001 - 6:26 am
Irawati Jogasuria lahir di Bandung pada tanggal 22 Mei 1943. Masyarakat mengenal Irawati memiliki profesi sebagai penari sekaligus Penyebar dan Penggubah Tari. Irawati Jogasuria juga dikenal sebagai Desainer Interior.
Dengan keahliannya menari tersebut, selain pertunjukkan di dalam negeri sendiri, Irawati Jogasuari yang lebih dikenal kini dengan nama Irawati Durban berkesempatan untuk melanglang buana. Berbagai misi kesenian diikutinya, antara lain ke Chekoslovakia, Hongaria, Polandia, Rusia, Perancis, USA (selama 1 tahun dalam rangka New York World Fair di New York, tahun 1963-1964), Korea, Jepang, dan beberapa negara lainnya.




















