Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci pertunjukan (27)

MAIN PS ATAU NAIK KOMIDI PUTARKegiatan Ngabuburit Jaman Sekarang

31 Aug 2001 - 12:00 am

Ditengah masyarakat Jawa Barat, kegiatan menunggu saat berbuka puasa dikenal dengan istilah ngabuburit.
Istilah khas tersebut, agaknya hanya ada di Tatar Sunda saja, dan tidak ditemukan di daerah-daerah lain.

WADITRA

30 Aug 2001 - 12:00 am

Salah satu upaya untuk menanamkan penghargaan dan kebanggaan terhadap karya budaya bangsa, perlu ditumbuhkembangkan pada semua lapisan masyarakat yang pada gilirannya bisa menghantarkan dan membentuk sikap apresiatif kita dalam menghargai karya budaya bangsa.

Oleh karena itu, pemahaman tentang apresiasi seni perlu untuk mendapat perhatian dengan berbagai upaya untuk meningkatkannya.

NGABUBURIT GAYA TEMPO DOELOESebuah Tradisi Masyarakat Sunda yang Nyaris Punah

30 Aug 2001 - 12:00 am

Ngabuburit dalam bahasa Sunda artinya melena-lena, melewatkan waktu di bulan puasa, sambil menunggu adzan maghrib, saatnya orang berbuka puasa. Caranya bagaimana mengisi waktu ngabuburit, dengan melena-lena sambil mengendalikan perilaku yang baik dan utama, agar puasa tetap terjaga, dan tidak batal.

Mengenal CalungOleh: Aep Syaefulloh, BA

22 Aug 2001 - 4:24 am

Jika ditinjau dari hasil karya seni, kata "calung" memiliki dua arti, yaitu sebagai alat karawitan (waditra) dan sebagai Seni Pertunjukan.

Pengertian Calung, sesuai dengan apa yang dikemukakan dalam Kamus Umum Basa Sunda, terbitan Lembaga Basa dan Sastra Sunda, artinya "tatabeuhan tina awi guluntungan, aya nu siga gambang, aya nu ditiir sarta ditakolannana bari dijingjing".

RONGGENG, DI ATAS DAN DI BELAKANG PANGGUNGTelaah Heurmanetika Filosofis dalam Kajian Folklorik Sunda

22 Aug 2001 - 12:00 am

Ronggeng di atas panggung yang kasat mata, ialah suatu seni pertunjukan yang lebih bersifat hiburan. Untuk keperluan ini, seperti penampakan seni Ronggeng sekarang inilah, berkonotasi sangat fisikal indrawi.

Peran Ronggeng di belakang panggung (kajian Esoteris) ternyata begitu bermakna. Melambangkan cobaan hidup baik lahir maupun batin bagi manusia. Bukankah kualitas itu hanya bisa dicapai bila telah diuji lebih dahulu?