Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci pertunjukan (27)

Irawati DurbanSOSOK PENARI SERBA BISA YANG MENGKHAWATIRKAN KEPUNAHAN SENI DAN BUDAYA SUNDA DEWASA INI

11 Oct 2001 - 6:26 am

Irawati Jogasuria lahir di Bandung pada tanggal 22 Mei 1943. Masyarakat mengenal Irawati memiliki profesi sebagai penari sekaligus Penyebar dan Penggubah Tari. Irawati Jogasuria juga dikenal sebagai Desainer Interior.

Dengan keahliannya menari tersebut, selain pertunjukkan di dalam negeri sendiri, Irawati Jogasuari yang lebih dikenal kini dengan nama Irawati Durban berkesempatan untuk melanglang buana. Berbagai misi kesenian diikutinya, antara lain ke Chekoslovakia, Hongaria, Polandia, Rusia, Perancis, USA (selama 1 tahun dalam rangka New York World Fair di New York, tahun 1963-1964), Korea, Jepang, dan beberapa negara lainnya.

SENI PERTUNJUKAN BANJET

19 Sep 2001 - 6:34 am

Banjet atau kadang-kadang juga disebut Topeng Karawang merupakan suatu seni pertunjukan semacam Longser yang hidup dan berkembang di Karawang. Dalam perkembangannya Banjet mengalami perubahan, seperti Banjet Margaluyu dilengkapi dengan instrumen: Gambang, Kolenang, Saron 2 buah, Panerus serta Goong Gantung, yang semula hanya waditra-waditra yang tergabung dalam Ketuk Tilu.

SENI GONDANG

11 Sep 2001 - 6:07 am

Pada mulanya gondang merupakan bagian dari upacara untuk menghormati Dewi Padi, Nyi Pohaci SANGHYANG SRI, waktu menumbuk padi untuk pertama kalinya, biasa disebut meuseul Nyai Sri, setelah panen usai. Perkembangan selanjutnya gondang menjadi nama salah satu seni pertunjukan yang menggambarkan muda-mudi di pedesaan menjalin cinta kasih, dengan gerak dan lagu yang romantis penuh canda.

EROTISKAH TARI KETUK TILU?

6 Sep 2001 - 12:00 am

Kaitan dari Tari Ketuk Tilu yang dilakukan penari, ronggeng atau doger adalah gerakannya yang erotis, yakni gerakan berupa goyang pinggul, geol dan giteknya yang merangsang. Sekelumit erotisme, enjoyment serta partisipasi Tari Ketuk Tilu memiliki latar belakang sebuah budaya untuk upacara sakral.

Pada mulanya Tari Ketuk Tilu adalah tari bagi upacara penghargaan kepada dewi yang dianggap melindungi tanaman padi, yakni Dewi Sri. Tari ini dilakukan oleh dua jenis penari yang terdiri dari wanita dan pria secara berpasangan yang mengandung arti kesuburan. Nama Ketuk Tilu itu diambil dari waditra pengiringnya (alat musik) yang terdiri dari alat musik yang disebut ketuk berupa gendang kecil.

JAIPONGANAntara Kreasi Seni, Gengsi dan Tradisi Gantangan

6 Sep 2001 - 12:00 am

Keberadaan Jaipongan telah diakui masyarakat, tidak saja di Jawa Barat akan tetapi telah diakui pula keberadaannya di tingkat nasional dan cukup banyak orang asing yang menyukainya. Hal ini pada prinsipnya karena kesenian merupakan milik bersama dari suatu komunitas masyarakat, melalui nilai-nilai yang dikandungnya dari suatu bentuk seni tersebut. Jaipongan merupakan cermin kinerja seniman sebagai individu yang merupakan ekspresi pribadinya yang tidak lepas dari pengaruh lingkungannya.