Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci pinggir (14)

SEPUTAR BUSANA KAIN KEBAYA SUNDA DENGAN ASSESORIESNYAH.R. Hidayat Suryalaga

15 Oct 2002 - 12:48 am

Dalam tulisan ini, penulis hanya mencoba memaparkan secara singkat historis, jenis serta cara pemakaian berbusana kain kebaya Sunda. Mungkin bermanfaat bagi wanoja Sunda yang ingin berbusana kain kebaya Sunda sesuai dengan norma-norma yang baik dan benar. Tulisan ini disarikan dari pengalaman penulis yang pernah menjadi juri/penatar Pemilihan Mojang dan Jajaka Parahiyangan/Jawa Barat dari tahun 1988-2001.

TUTUWUHAN SUNDA II

30 Sep 2002 - 6:43 am

CANGKUDU
Mengkudu - Morinda Citrifolia. Nama tumbuhan perdu, buahnya hampir sebesar kepala orang dewasa, penuh benjolan seakan-akan kudisan. Biasanya tumbuh di sisi pagar atau di sudut-sudut pekarangan rumah di pedusunan. Tumbuh sendiri, bukan ditanam orang.
Buahnya berwarna hijau, tapi kalau sudah terlalu matang warnanya keputih-putihan. Berbiji banyak. Pucuk dan pentilnya biasaya dikukus untuk lalab, buahnya yang belum terlalu matang biasanya dirujak.
Rasanya kesat, dan yang sudah matang betul dijadikan obat hipertensi. Kulit akatnya mengandung zat warna kuning (soga).

TUTUWUHAN SUNDA I

9 Sep 2002 - 2:16 am

BUNTIRIS
Cocor bebek; Kalanchoe pinnata (Lmk) Pers. Termasuk suku Crassulanceae. Terna, tinggi sampai 75 cm. Batang persegi empat agak sedikit bulat, bagian pangkal berdaun tunggal dan selebihnya berdaun majemuk, menyirip ganjil sebanyak 3-5 helai daun. Helaian anak daun berwarna hijau, berbentuk bundar telur menjorong, 9-14 x 1,5-6 cm; pinggirnya bergerigi ganda dengan lekukan-lekukan yang dapat bertunas. Perbungaan berbentuk malai, bunga kemerahan. Tumbuh sampai ketinggian 1000 m dapl. Biasa ditemukan tumbuh liar ditempat yang berbatu atau dibawah pagar hidup. Tak jarang juga ditanam sebagai tanaman hias atau obat. Perbanyakan dengan stek daun. Remasan daun buntiris digunakan untuk obat luka, obat keseleo, obat sakit kepala, obat penyakit kulit pada anak-anak, sebagai pipilis.

TANGTUNGAN SUNDA EUSI PIKEUN NANJEURKEUN DEUI SUNDAKu: Eddy Nugraha

13 Jun 2002 - 6:45 am

Salian ti warna-warna kanyaho Urang Sunda ngeunaan sebutan Sunda eta, harti nu dipake ku para ahli ngeunaan Sunda oge robah-robah ti jaman ka jaman. Misalna, dina pustaka tahun 50-an harti sunda teh nepikeun ka leuwih ti 25 harti (Sajarah Sunda I, 1956). Satuluyna, dina kamus Basa Sunda timiti citakan ka 1 (LBSS, 1975) nepi ka citakan ka 7 (LBSS 1992) ngan dihartikeun sacara etnis sanajan ditambah katerangan ngeunaan harti asalna. Robah-robahna ieu nunjukkeun robahna pangartos para ahli Urang Sunda dina ngama'naan sunda jeung dina ngajelaskeun ngeunaan tangtungan sunda ka bangsana.

SEJARAH BANDUNGOleh: A. Sobana Hardjasaputra

18 Feb 2002 - 7:21 am

Mengenai asal-usul nama "Bandung", dikemukakan berbagai pendapat. Sebagian mengatakan bahwa, kata "Bandung" dalam bahasa Sunda, identik dengan kata "banding" dalam Bahasa Indonesia, berarti berdampingan. Ngabanding (Sunda) berarti berdampingan atau berdekatan. Hal ini antara lain dinyatakan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka (1994) dan Kamus Sunda-Indonesia terbitan Pustaka Setia (1996), bahwa kata bandung berarti berpasangan dan berarti pula berdampingan.