Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci sedangkan (53)

Naskah Kuna: WAWACAN SANG BATARA RAMA

25 Jun 2002 - 7:47 am

Batara Rama adalah anak sulung Dasarata, raja negri Ngayogya atau Yogyapala. Saudara-saudaranya ialah perbu Barata, Lasmana dan Turgana. Batara Rama beristerikan Dewi Sinta, anak Perbu Janaka raja negri di Mantilireja. Rama diperintahkan ayahnya menjaga para pendeta yang sedang bertapa di gunung, karena mereka sering diganggu oleh raksasa.

Naskah Kuna: WAWACAN BERMANA SAKTI

25 Jun 2002 - 7:45 am

Adalah kisah di Kerajaan Keling dengan rajanya bernama Bermana Alam. Dari permaisuri Sekarwulan is berputra Bermana Sakti. Yang menjadi Penghulu serta Patih di negara itu tidak disebutkan namanya, tetapi hanya disebut bahwa keduanya adalah adik sang raja.

Naskah Kuna: PANTUN RAMAYANA

25 Jun 2002 - 7:38 am

Patih Sang Sombali pindah dari Lengkapura untuk menetap di Perkampungan Candi Jambu Luwuk. Atas petunjuk bianglala, ia menemukan seorang bayi yang keluar dari luka Sang Manondari yang tewas dan dikuburkan di Bukit Si Miri-miri, Palasari, bersama suaminya Rawana, dan saudaranya Mantri Premana. Rawana terbunuh dalam peperangan oleh Sang Ramadewa. Bayi itu kemudian diambil dan dipelihara serta dinamai Brabu Manabaya oleh Sang Sombali.

UPACARA MEMAYU DI TRUSMI CIREBON

19 Jun 2002 - 6:13 am

Cirebon merupakan salah satu Kota Budaya di Pulau Jawa yang terletak disebelah Utara ujung paling Timur Propinsi Jawa Barat. Dewasa ini yang dinamakan daerah Cirebon adalah wilayah bekas Keresidenan Cirebon yang terdiri dari Kabupaten Cirebon, Kuningan, Majalengka, Indramayu dan Kotamadya Cirebon.

Trusmi adalah salah satu kota yang terdapat di Daerah Cirebon, yang dikenal dengan penghasil batiknya. Trusmi ini merupakan tempat tinggal Ki Gedeng (Panembahan) Trusmi, kepala serikat mistis tariqah.

SEKILAS SEJARAH SUNDAMulai Zaman Pra Sejarah, Kerajaan, Kolonial dan Masa Kini

11 Mar 2002 - 3:26 am

Era sejarah di Tanah Sunda baru dimulai pada pertengahan abad ke-5 seiring dengan dibuatnya dokumen tertulis berupa beberapa buah prasasti yang dipahat pada batu dengan menggunakan Bahasa Sansekerta dan Aksara Pallawa. Prasasti-prasasti itu yang ditemukan di daerah Bogor, Bekasi dan Pandeglang dibuat pada zaman Kerajaan Tarumanagara dengan salah seorang rajanya bernama Purnawarman dan ibukotanya terletak di daerah Bekasi sekarang. Pada masa itu sampai abad ke-7, sistem kerajaan sebagai merupakan pemerintahan, Agama Hindu sebagai agama resmi negara, sistem kasta sebagai bentuk stratifikasi sosial, dan hubungan antar negara telah mulai terwujud, walaupun masih dalam tahap awal dan terbatas.