Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci semenjak (11)
- Prof. DR. H.M. Sambas WiradisuriaMASYARAKAT SUNDA HARUS MENGUSAI IPTEK UNTUK MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL
10 Jun 2002 - 5:35 am
Salah satu upaya untuk memajukan masyarakat Sunda pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya, adalah dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi sangat penting untuk menopang industrialisasi yang dimulai dengan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan yang sudah teruji. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat kita tangguh dalam kompetisi global.
Hal tersebut disampaikan Inohong Sunda kita kali ini yakni Prof. DR. H.M. Sambas Wiradisuria. Putera Daerah Sunda ini dilahirkan di Garut pada tanggal 29 Januari 1935. Beliau adalah salah seorang pakar ilmu kedokteran dengan spesialisasi ilmu kedokteran anak.- MENGENAL GEDUNG-GEDUNG KUNO DI KOTA BANDUNG
12 Nov 2001 - 7:41 pm
Beberapa bangunan kuno peninggalan Zaman Kolinal Belanda yang ada di Kota Bandung kini hampir punah. Beberapa diantaranya telah direnovasi sehingga merubah bentuk bahkan diantaranya ada yang hilang sama sekali.
Berikut beberapa bangunan yang masih berdiri kokoh dan bisa dilihat gaya arsitekturnya, sebagai peninggalan artistik di bidang arsitektur. Mungkin sebaiknya bangunan seperti ini jangan sampai kita musnahkan sama sekali malah sebaiknya kita pertahankan wujud bangunannya tanpa merubah keasliannya. Gedung-gedung tersebut diantaranya Gedung Dwi Warna, Gedung Pakuan dan Gedung Sate serta beberapa bangunan lainnya.- SISTEM PERTAHANAN & KEAMANAN KITA SUDAH AMBRUKSambutan dari Letjen. Purn. Dr. H. Mashudi pada Acara Silaturahmi WI-ASGAR
31 Aug 2001 - 12:00 am
Sistem pertahanan dan keamanan negara kita saat ini sudah ambruk. Terutama setelah diembargo pihak asing. Indonesia sudah tidak mempunyai kekuatan apa-apa lagi, karena bagian terpenting untuk menjaga identitas bangsa sudah berada pada titik paling lemah.
- SISINDIRANTradisi Menyindir Khas Orang Sunda
30 Aug 2001 - 12:00 am
Sisindiran merupakan sejenis sastra lisan warisan leluhur yang dalam setiap baitnya terdiri atas empat padalisan (baris). Selanjutnya setiap baris terdiri dari delapan pada (suku kata), sepintas memang mirip pantun Melayu. Akan tetapi dalam hal ini terdapat perbedaan, dimana dalam pantun Melayu satu barisnya berisi sepuluh suku kata.
- Seni Batik
29 Aug 2001 - 12:00 am
Seni batik di Jawa Barat sudah di kenal semenjak ditulisnya naskah "Siksa Kandang Karesian" abad pada ke-16. Saat itu orang sunda sudah mengenal berbagai corak kain yang dalam Bahasa Sunda disebut samping dan batik. Beberapa macam corak lukisan (tulis), saat itu diantaranya pupujengan, hihinggulan, kekembangan, alas-alasan, sisirangan, toruk hata, kembang tarate, dan beberapa macam kain seperti kembang muncang, gagang senggang, anyam cayut, poleng rengganis, surat awi dan hujan riris.




















