Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci sunda (186)

SAWANGAN KANA AJEN INAJEN NU DIKANDUNG DINA KECAP SUNDANumutkeun Leksikografis, Etimologis, Semantis, Heurmanetik

14 Sep 2001 - 12:00 am

Upami dietang kecap Sunda teh numutkeun papayan etimologi aya 25 hartos. Tiasa jadi baris nambihan deui saupami leukeun mapay kamus basa sanesna, upami bae dina kamus Basa Kawi-Perancis, hartos kecap Sunda nya eta Kacida pisan endahna tur hejo ngemploh (Viviane Sukanda Tessier, dina diskusi pengamat Kabudayaan, 1990).

MENGAPA MASYARAKAT SUNDA DEWASA INI CENDERUNG TIDAK NYUNDA?Suatu telaah untuk menelusuri akar masalah dan mencoba mencari kemungkinan solusinya

14 Sep 2001 - 12:00 am

Apakah yang menjadi cirinya orang Sunda yang Nyunda itu?
Cukup sulit, karena orang Sunda pun adalah "manusia yang tentu bersifat Universal". Tetapi tentu harus ada penanda yang signifikan seperti apa urang Sunda nu Nyunda teh (yang membedakan dari etnis lain).

MENGENAL SENI ANGKLUNG

13 Sep 2001 - 2:33 am

Angklung yang kita kenal saat ini adalah waditra yang terbuat dari ruas-ruas bambu. Cara memainkannya digoyangkan oleh tangan. Terdapat di seluruh daerah Jawa Barat. Di Banten angklung dimainkan dalam upacara ngaseuk (menanam benih padi di ladang).

Beberapa jenis angklung kami coba perkenalkan disini adalah angklung buncis, angklung bungko, angklung daeng dan angklung gubrag.

KESENIAN SISINGAAN

13 Sep 2001 - 1:28 am

Ada beberapa istilah yang digunakan untuk memberikan nama kepada salah satu jenis kesenian di daerah Subang.
Sisingaan adalah sebuah patung singa yang terbuat dari kayu dan digunakan sebagai alat pengusung anak sunat dalam upacara khitanan.

Seperti kita ketahui bahwa kesenian rakyat atau kesenian daerah terutama di Jawa Barat sangat sulit ditelusuri asal-usulnya secara tepat. Kesenian tersebut seolah-olah hidup dan berkembang tanpa sejarah, oleh karenanya sangat sulit apabila kita menuntut informasi tentang siapa, kapan dan di mana kesenian itu diciptakan.

SENI GONDANG

11 Sep 2001 - 6:07 am

Pada mulanya gondang merupakan bagian dari upacara untuk menghormati Dewi Padi, Nyi Pohaci SANGHYANG SRI, waktu menumbuk padi untuk pertama kalinya, biasa disebut meuseul Nyai Sri, setelah panen usai. Perkembangan selanjutnya gondang menjadi nama salah satu seni pertunjukan yang menggambarkan muda-mudi di pedesaan menjalin cinta kasih, dengan gerak dan lagu yang romantis penuh canda.