Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci kembang (83)
- PESANTREN SUKAMANAH
8 Aug 2002 - 6:15 am
Pesantren Sukamanah terkenal, karena pada zaman pendudukan Jepang yang pertama berani melakukan pemberontakan terhadap Jepang. Lokasinya terletak di kampung Sukamanah, desa Cimerah, kecamatan dan kewedanaan Singaparna, Tasikmalaya. Pesantren didirikan oleh K.H. Zaenal Mustafa (Moestafa) pada tahun 1927.
- CARITA PANTUN MUNDING KAWATI
8 Aug 2002 - 5:58 am
Dalam Carita Pantun ini, diterangkan bahwa Prabu Mundingkawati merupakan keturunan Prabu Siliwangi dan menjadi raja di Haur Doni.Prabu Mundingkawati memiliki 2 orang permaisuri yakni Ratna Sari dan Ratna Kembang. Keduanya keturunan bidadari dari kahiangan yang sama-sama sedang mengandung.Pada suatu saat kedua permaisuri bermimpi didatangi kucing candramawat yang naik ke pangkuan masing-masing, keraton rusak, negara dilanda banjir, dan raja berlayar dengan perahu diterjang angin ribut sampai tenggelam. Baginda menafsirkannya sebagai pertanda akan ada raja yang meyatakan takluk.
- PESANTREN SURYALAYA
22 Jul 2002 - 5:25 am
Pesantren Suryalaya bertempat di Pagerageung, Tasikmalaya. Didirikan tanggal 17 September 1905 oleh Syeikh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad, yang lebih dikenal dengan sebutan Abah Sepuh. Pesantren ini mengajarkan ilmu Tarekat-Qodiriah-Naqsabandiah (TQN), yang intinya berupa ajaran agama Islam agar manusia hidup dan mati tetap dalam keridhoan Allah SWT, dengan bersumber kepada Qu'an, Hadis, Ijma dan Qias. TQN merupakan teori agar kita lebih cepat dan tepat dalam menggali api islam, iman dan ikhsan dengan tidak meninggalkan hukum-hukum sareat.
- TARI ANAK-ANAKOleh: Lis Emilawati
19 Jun 2002 - 6:06 am
Dalam suatu pertunjukan tari, sering dijumpai anak-anak begitu terampil menarikan Tari Topeng atau Tari Kandagan maupun Tari Jaipongan. Padahal perbendaharaan geraknya akan lebih pas apabila ditarikan orang dewasa. Orang tua si anak merasa bangga, begitu pula para penonton merasa kagum akan kepiawaian si anak.
Kasus semacam ini perlu menjadi bahan renungan para ahli tari dan guru tari, untuk selanjutnya melakukan langkah proaktif dalam meluruskan kebengkokan dengan cara menyusun sebuah format tentang bentuk tari bagi anak-anak.- BASA INDUNG PITUDUH PIKEUN HIRUP APANJANG-APUNJUNGKu: Drs. R.H. Hidayat Suryalaga
13 Jun 2002 - 7:00 am
Upami urang nengetan sareng ngalenyepan "hariring indung" dina rumpaka di luhur ku urang bakal karaos pisan, ayana rupi-rupi rasa: harepan, kanyaah, kaiklasan, cita-cita, du'a ti nu jadi indung ka putrana nu jadi jimat manah kembang soca pupunden ati ibu ramana. Ti nalika jabang bayi aya dina lebet kandungan keneh, nu jadi indung mah parantos galecok "sasauran" sareng putra nu dikandungna, basana teh: "Utun-Inji, jabang bayi, masing lulus-banglus, berkah salamet, jauh balai-parek rejeki, pait daging pahang tulang. Amit-amit jabang bayi, ulah rek saturut-turutna, ari lain turutaneun mah, ulah sadenge-dengena ari lain dengekeuneunana, ulah satenjo-tenjona ari lain tenjoeunana, ulah saomong-omongna ari lain omongkeuneunana.




















