Hasil Pencarian
Hasil pencarian untuk kata kunci menampilkan (17)
- TAMAN BUDAYA JABAR WAHANA APRESIATIF DAN MINIATUR PENTAS SENI JAWA BARATOleh: Nana Munajat
17 Apr 2002 - 2:43 am
Taman Budaya Jawa Barat (TBJB) merupakan milik dan wahana apresiatif para seniman Jawa Barat untuk konsumsi masyarakat luas baik itu masyarakat Sunda itu sendiri, Wisatawan Nusantara (Wisnu) maupun Wisatawan Mancanegara (Wisman). Dengan demikian, diharapkan TBJB akan menjadi Wahana apresiatif dan miniatur dari pentas Seni dan Budaya masyarakat Jawa Barat baik untuk masyarakat Jawa Barat itu sendiri, maupun unruk para Wisnu dan Wisman. Sehingga melalui TBJB, Seni dan Budaya Sunda dapat tumbuh dan berkembang serta menampilkan eksistensinya di Tatar Sunda sendiri. Semoga!
- JALAN-JALAN KE BEBERAPA MUSEUM DI JAWA BARAT
13 Nov 2001 - 9:45 pm
Mau melihat barang-barang peninggalan jaman dulu baik berupa tengkorak manusia purba, binatang purba dan batu-batuan yang berumur ratusan bahkan jutaan tahun yang lalu silakan kunjungi Museum Geologi.
Selain Museum Geologi ada juga beberapa museum lainnya seperti Museum Negeri Sri Baduga, Museum Mandala Wangsit Siliwangi, Museum Pos dan Giro serta Museum Geusan Ulun. Museum tersebut jangan sampai terlewat untuk dikunjungi baik yang ada di Kota Bandung maupun Sumedang.- BABAD TANAH PASUNDAN
19 Oct 2001 - 4:50 am
Berbeda dengan babad-babad lain yang lebih banyak menggunakan alam pikiran magis legendaris. Babad Pasundan ini lebih cenderung menggunakan alam pikiran logis serta cara penyusunan yang sistematis dan kontemporer seperti buku jaman sekarang (misalnya: pada pembagian bab dengan anak judul masing-masing). Bahan penyusunannya diambil dari sumber tradisi dan dokumen-dokumen atau arsip Belanda.
- SENI PERTUNJUKAN BANJET
19 Sep 2001 - 6:34 am
Banjet atau kadang-kadang juga disebut Topeng Karawang merupakan suatu seni pertunjukan semacam Longser yang hidup dan berkembang di Karawang. Dalam perkembangannya Banjet mengalami perubahan, seperti Banjet Margaluyu dilengkapi dengan instrumen: Gambang, Kolenang, Saron 2 buah, Panerus serta Goong Gantung, yang semula hanya waditra-waditra yang tergabung dalam Ketuk Tilu.
- EROTISKAH TARI KETUK TILU?
6 Sep 2001 - 12:00 am
Kaitan dari Tari Ketuk Tilu yang dilakukan penari, ronggeng atau doger adalah gerakannya yang erotis, yakni gerakan berupa goyang pinggul, geol dan giteknya yang merangsang. Sekelumit erotisme, enjoyment serta partisipasi Tari Ketuk Tilu memiliki latar belakang sebuah budaya untuk upacara sakral.
Pada mulanya Tari Ketuk Tilu adalah tari bagi upacara penghargaan kepada dewi yang dianggap melindungi tanaman padi, yakni Dewi Sri. Tari ini dilakukan oleh dua jenis penari yang terdiri dari wanita dan pria secara berpasangan yang mengandung arti kesuburan. Nama Ketuk Tilu itu diambil dari waditra pengiringnya (alat musik) yang terdiri dari alat musik yang disebut ketuk berupa gendang kecil.




















