Hasil Pencarian

Hasil pencarian untuk kata kunci teman (13)

NANO S.Lamun jadi Seniman Ulah Hees ku Hese, Kudu Lain jeung nu Lian, jeung Kade Poho Layu sabab Payu

24 Sep 2002 - 12:37 am

Setelah cukup sering menerima permintaan dari rekan-rekan netter agar SundaNet.Com menampilkan figur pencipta lagu-lagu Sunda terkemuka, Guru Karawitan, Penyair serta Penulis Cerita Pendek berbahasa Sunda yang sangat kita kenal ini, sesudah mewawancarai beliau di kediamannya, Sundanet mencoba menampilkan profil tersebut yaitu Kang Nano S.

Tokoh yang mengaku "pituin" orang Garut, walaupun diujung namanya berakhiran "o", putera ke 6 dari 8 bersaudara buah perkawinan dari Bapak Iyan Suwarmo (alm), serta Ibu Nonoh Samanah ini "mengaku" dilahirkan pada tanggal 4 April 1944. Masa pendidikan dijalaninya di SR (Sekolah Rakyat) Sukarasa Gegerkalong Bandung, lulus tahun 1958, SMP PARKI II dan dilanjutkan ke Konservatori Karawitan (KOKAR) Bandung yang kala itu dipimpin oleh Pak Daeng Sutigna. Setelah lulus, Nano muda "dibenum" sebagai guru di SMPN I Bandung, merangkap mengajar di SMPN XV dan KOKAR. Dorongan yang kuat untuk melanjutkan studi menuntunnya melanjutkan ke ASTI pada tahun "70-an" dan berhasil menyelesaikan Sarjana Karawitannya di tahun 1979.

AOM KUSMAN KARTANAGARA, SHDalam Hidup, Bukan Start yang harus Bagus, tapi Finishlah yang harus Bagus

28 Aug 2002 - 3:02 am

Profil tokoh yang kami tampilkan kali ini adalah Aom Kusman Kartanagara,SH., seorang Pembawa Acara, Pelawak sekaligus Pemain Film, yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Jawa Barat khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Kang Aom atau Kang Kusman, demikian kami memanggilnya, dilahirkan di Kota Sukabumi, tanggal 24 Juni 1946, buah perkawinan dari ayahanda RMN Kartanagara yang saat itu menjabat Patih Sukabumi, dengan ibu Gurnita Yuyu yang berasal dari Sumedang.

Naskah Kuna: WAWACAN ISTRI SAJATI

22 Jul 2002 - 5:30 am

Pak Sarikam yang hidupnya menduda, tinggal di desa Sukasari. Pekerjaan sehari-hari sebagai tukang kayu (bas). Pada waktu ia sedang memborong membangun rumah pak Lurah. Masih di desa itu tinggallah seorang gadis yatim piatu bernama Nyi Sari. Ia belum mendapat Jodoh, mungkin karena penyakit yang di deritanya selama ini, yaitu sekujur tubuhnya penuh dengan koreng. Pak Sarikam dating meminangnya, maka kemudian kawinlah mereka.

WAWACAN GANASWARAOleh: Kyai Ahmad Sobandi

11 Jul 2002 - 5:54 am

Raja Yaman mempunyai seorang putrid yang cantik bernama Ratna Komala. Sudah 25 orang raja yang mencoba melamarnya, akan tetapi tak seorangpun yang diterima oleh sang putri.

Di sebuah kampung ada seorang laki-laki yang telah ditinggal mati oleh istrinya, pekerjaan sehari-hari hanyalah menyapu jalan. Ia mempunyai dua orang anak laki-laki bernama Buntaran dan Ganaswara.

TIEN ROSTINI ASIKINMengangkat Budaya Lokal ke Tatanan Budaya Global

30 Jan 2002 - 10:17 pm

Sebagai orang Sunda kita boleh bangga karena kita memiliki salah seorang Tokoh Seni sekaligus Budayawati Sunda yang dapat dikatakan sebagai pejuang seni. Dalam usianya yang telah melewati setengah abad masih terus berusaha menggali dan mengangkat budaya Sunda melalui Studio Seni Palataran Pakujajar Sipatahunan, beliau tiada lain adalah Tien Rostini atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ema Ageung.

Tien Rostini Asikin merupakan salah seorang Tokoh Seni sekaligus Budayawti Sunda yang lahir di Sukajadi Bandung pada tanggal 31 Januari 1942. Oleh para seniman dan kerabat dekat, Tien Rostini biasa dipanggil Ema, ada juga yang menyebut Ema Ageung. Panggilan Ema terasa akrab dan menyiratkan rasa jalinan tali kekeluargaan.